Torajachannel.com, Makale–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menegaskan bahwa program pengembangan kawasan transmigrasi di wilayah tersebut diprioritaskan bagi masyarakat lokal, bukan untuk penduduk dari luar daerah.


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tana Toraja, Tupa Batara Randa, menjelaskan bahwa sebagian besar lahan di Tana Toraja merupakan tanah adat atau ulayat.
Karena itu, Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) diarahkan untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga memaparkan bahwa Ekspedisi Patriot program strategis Kementerian Transmigrasi yang melibatkan peneliti muda dari ITB dan IPB sedang melakukan kajian di Tana Toraja.
Penelitian tersebut berfokus pada penyempurnaan tata kelola transmigrasi, mulai dari perencanaan, pemenuhan layanan dasar, hingga penguatan koordinasi lintas pemerintahan.
Tana Toraja menjadi salah satu dari 154 kawasan transmigrasi yang menjadi lokasi penelitian.
Program transmigrasi di daerah ini telah berjalan sejak 1998 di Kecamatan Bittuang, dan pada 2011 diperluas ke Kecamatan Mengkendek, meliputi Lembang Pakala dan Simbuang.
Menurut Tupa, kehadiran para peneliti dari kedua perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat menggali potensi lokal, sosial, dan budaya guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kemandirian masyarakat.
“Dengan bertambahnya kawasan transmigrasi, pembangunan infrastruktur seperti rumah tinggal, akses jalan, jembatan, sekolah, rumah ibadah, hingga fasilitas kesehatan tentu akan ikut berkembang,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Tupa menambahkan, pengembangan program transmigrasi lokal menjadi solusi bagi warga yang belum memiliki hunian layak.
“Masih banyak keluarga di Tana Toraja yang tinggal dalam satu rumah bersama beberapa kepala keluarga. Melalui program ini, mereka bisa mendapatkan tempat tinggal baru,” jelasnya.
Selain itu, program ini juga membuka kesempatan bagi perantau asal Tana Toraja yang tidak memiliki lahan di kampung halaman.
“Jika suatu saat mereka kembali dan ingin menetap, mereka dapat memanfaatkan kawasan transmigrasi sebagai tempat tinggal,” pungkasnya.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi














