Kejari Tana Toraja Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Irigasi di Toraja Utara, Kerugian Negara Rp2,2 Miliar

- Wartawan

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Kejaksaan Negeri Tana Toraja kembali menetapkan satu orang tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek irigasi perpipaan di Kabupaten Toraja Utara.

Tersangka berinisial LPD diduga terlibat dalam penyalahgunaan anggaran tahun 2024 yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp2,2 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Frendra AH, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penetapan tersangka merupakan hasil pengembangan perkara sebelumnya atas nama terdakwa TR yang saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penetapan LPD sebagai tersangka didasarkan pada dua alat bukti yang cukup, setelah melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap lebih dari 100 saksi,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin, 13 April 2026.

LPD diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut.

BACA JUGA :  Proyek IJD Sentuh Tana Toraja, Ruas Jalan Rantetayo–Kalembang Jadi Prioritas Pembangunan 2025–2026

Ia diduga bersama pihak lain melakukan praktik mark-up harga material dalam pelaksanaan kegiatan irigasi perpipaan.

Frendra menyebutkan bahwa proyek yang bersumber dari anggaran Kementerian Pertanian itu memiliki pagu sebesar Rp8 miliar. Namun dalam realisasinya, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam tiga komponen kegiatan, yakni persiapan, konstruksi, dan monitoring.

“Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara dalam proyek tersebut tercatat sebesar Rp2.221.910.450” Ujarnya.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, LPD telah diperiksa sebagai saksi bersama sejumlah pihak dari instansi terkait, termasuk Kementerian Pertanian dan dinas di tingkat provinsi serta kabupaten.

Kejaksaan juga telah melakukan penahanan terhadap LPD selama 20 hari ke depan setelah dinyatakan dalam kondisi sehat berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSUD Lakipadada.

BACA JUGA :  4 Pelaku Pengeroyokan di Toraja Utara Diamankan Polisi, 3 Pelaku Lainnya Masih Buron

Dalam konstruksi perkara, Frendra menyebutkan bahwa tersangka diduga mengarahkan pelaksana kegiatan untuk menunjuk penyedia material tertentu, yang kemudian digunakan sebagai sarana untuk menggelembungkan harga.

Atas perbuatannya, LPD dijerat dengan pasal berlapis, antara lain Pasal 603 juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kejaksaan menegaskan akan terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Kami mengimbau semua pihak yang terkait untuk kooperatif dan tidak menghambat proses hukum,” Tutup Frendra.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Tana Toraja dan sekitarnya, mengingat proyek irigasi tersebut seharusnya mendukung sektor pertanian masyarakat setempat.

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Diduga Setubuhi Dua Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi
Amankan 8 Ayam Siap Adu, Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Sopai pada Malam Hari
Miris, Seorang Pria di Toraja Utara Diduga Lecehkan Anak Kandung dan Keponakan
Bupati Zadrak Motivasi Pelajar dalam Program Toraja Mengajar
Polres Tana Toraja Amankan 4 Orang Pelaku Penyalahgunaan BBM, Akui Sering Beroperasi di Tana Toraja dan Torut
Curi Motor di Empat Lokasi, Pelajar di Toraja Utara Diamankan Polisi
Bupati Tana Toraja Hadiri Tahbisan Tiga Imam Baru Keuskupan Agung Makassar di Rantepao
Tim Resmob Polres Toraja Utara Amankan Terduga Pelaku Percobaan Kekerasan Seksual di Rantepao

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIT

Kejari Tana Toraja Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Irigasi di Toraja Utara, Kerugian Negara Rp2,2 Miliar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:17 WIT

Diduga Setubuhi Dua Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:40 WIT

Amankan 8 Ayam Siap Adu, Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Sopai pada Malam Hari

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:59 WIT

Miris, Seorang Pria di Toraja Utara Diduga Lecehkan Anak Kandung dan Keponakan

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:12 WIT

Bupati Zadrak Motivasi Pelajar dalam Program Toraja Mengajar

Berita Terbaru

Berita Pemerintah

Bupati dan Wabup Tana Toraja Kukuhkan FKUB Periode 2026–2030

Jumat, 10 Apr 2026 - 08:57 WIT

error: Content is protected !!