Torajachannel.com, Makale–Ketua Tim Penggerak PKK Tana Toraja, Erni Yetti Riman, mengangkat keprihatinan mendalam terhadap berbagai penyakit sosial yang dinilai semakin mengancam masa depan generasi muda Toraja.


Hal ini disampaikan saat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PKK, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 17 organisasi wanita, dan 3 rumah sakit yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Tana Toraja, Senin (19/5/2025).
Dalam sambutannya, Erni Yetti Riman menyoroti maraknya kasus narkoba, HIV/AIDS, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga TBC yang semakin mengkhawatirkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bayangkan, tahun ini, sudah tercatat 24 kasus narkoba, dan 135 kasus HIV/AIDS, dengan 95 di antaranya merupakan warga ber-KTP Tana Toraja, dan 39 ber-KTP luar, dan penyakit ini belum di temukan obatnya, semoga ini tidak bertambah, Ujarnya.
Tak hanya itu, Erni juga menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang menurutnya tidak hanya terjadi secara fisik atau verbal, tapi juga dalam bentuk kekerasan non-verbal dan mental.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) juga tengah menjadi perhatian serius, dengan angka kasus yang terus meningkat di wilayah Tana Toraja.
Dalam forum tersebut, Ketua PKK berharap agar kolaborasi lintas sektor yang dibangun melalui MoU ini menjadi langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial tersebut.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau PKK saja. Kita semua, OPD, organisasi wanita, tenaga medis, dan masyarakat, harus bergerak bersama untuk menyelamatkan generasi Toraja dari bahaya penyakit sosial,” tuturnya.
Erni Yetti Riman juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi titik awal dari sinergi strategis untuk program-program pencegahan dan penanganan masalah sosial secara menyeluruh di Tana Toraja.
MoU ini mencakup komitmen bersama dalam edukasi, pendampingan korban, penguatan keluarga, hingga peningkatan layanan kesehatan dan konseling di masyarakat.
Dengan suara penuh semangat, Ketua PKK menutup pernyataannya, “Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Mari kita jaga Tana Toraja untuk generasi yang lebih sehat, kuat, dan berdaya.”














