Wabup Tana Toraja Ingatkan Dampak Jangka Panjang Jika Generasi Tidak Dibina dengan Benar

- Wartawan

Rabu, 19 November 2025 - 23:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Peluncuran Strategi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (STRADA-PPA) 2025–2029 di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Rabu (19/11/2025), tidak hanya menandai komitmen pemerintah dalam menekan praktik perkawinan anak.

Acara ini juga diwarnai pesan moral kuat dari Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Laso’ Paundanan, mengenai pentingnya kualitas generasi muda bagi masa depan daerah.

Dalam sambutannya Erianto menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat dilepaskan dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menggambarkan pentingnya pendidikan dan perlindungan anak melalui perumpamaan yang menggugah.

“Kalau kita salah menanam padi, kita mungkin gagal sekali panen. Tetapi jika kita salah membina generasi muda, kita bisa gagal sepanjang masa,” ucapnya.

Menurutnya, kegagalan melindungi anak  termasuk membiarkan praktik perkawinan usia dini terus berlangsung akan meninggalkan dampak panjang bagi kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA :  Dibawah Kepemimpinan Theo-Zadrak, Tana Toraja Raih WTP Pertama dari BPK

Perkawinan anak, jelas Erianto, bukan hanya isu keluarga, tetapi persoalan pembangunan yang memengaruhi kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial.

Ia menambahkan bahwa STRADA-PPA hadir sebagai langkah konkrit untuk memastikan anak-anak hidup dan berkembang dalam lingkungan aman dan mendukung.

“Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerus. Karena itu, melindungi mereka adalah investasi masa depan Tana Toraja,” ujarnya.

Peluncuran STRADA-PPA turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Yayasan Eran Sangbure Mayang (YESMa), Yayasan BaKTI, dan Aisyiyah, yang menjadi mitra penggerak dalam pencegahan perkawinan anak di daerah.

BACA JUGA :  Musrenbang Kabupaten Tana Toraja 2022, Ini 20 Program Perioritas

Dengan pesan yang menekankan tanggung jawab kolektif terhadap generasi muda, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berharap strategi baru ini memperkuat upaya bersama dalam memutus rantai perkawinan anak dan membangun daerah yang lebih maju serta berdaya saing.

Penulis : Adi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPBD Tana Toraja Matangkan Ranperda Penanggulangan Bencana, Bupati Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan
BPBD Tana Toraja Gelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Tanah Longsor
Mobil Kijang Tertimpa Pohon Tumbang di Mengkendek, Enam Penumpang Luka-Luka
Tiga Bulan Pasca OTT, Berkas Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Dilimpahkan
Tawuran Remaja di Buntu Burake Dibubarkan Polisi, Sejumlah Pelaku Diamankan
Pemkab Tana Toraja Gelar DASHAT di 53 Lokus untuk Percepat Penurunan Stunting
Usai Ditinjau Bupati Tana Toraja, Longsor di Masanda Langsung Ditangani
Empat Terdakwa Kasus Narkotika Jalani Sidang Perdana di PN Makale, Oliv Didakwa sebagai Pemasok

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:49 WIT

BPBD Tana Toraja Matangkan Ranperda Penanggulangan Bencana, Bupati Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:56 WIT

BPBD Tana Toraja Gelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Tanah Longsor

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:31 WIT

Tiga Bulan Pasca OTT, Berkas Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Dilimpahkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:36 WIT

Tawuran Remaja di Buntu Burake Dibubarkan Polisi, Sejumlah Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:54 WIT

Pemkab Tana Toraja Gelar DASHAT di 53 Lokus untuk Percepat Penurunan Stunting

Berita Terbaru

error: Content is protected !!