Torajachannel.com, Makale — Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, menyoroti pentingnya media sebagai sarana informasi sekaligus ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Zadrak saat ramah tamah usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Tana Toraja Masero (TTM) To’bo’ne, Kelurahan Rante, Kecamatan Makale, Senin (17/8/2026).
Menurut Zadrak, perkembangan media merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, informasi yang disampaikan melalui media perlu disikapi secara bijak dan bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Media adalah sarana yang luar biasa memberikan informasi kepada kita,” kata Zadrak.
Ia berharap media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita tidak mungkin lari dari media-media yang ada. Oleh sebab itu, sekali lagi saya bangga dengan media-media yang ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Zadrak juga menyinggung terkait pemberitaan yang menurutnya sengaja diarahkan untuk menurunkan elektabilitasnya.
“Kalau ada yang berpikir dengan memasukkan berita ke media dengan tujuan menurunkan elektabilitas saya dan pak wakil, jangan salah,” kata dia.
Zadrak menegaskan bahwa kepentingan pribadi tidak boleh ditempatkan di atas kepentingan bangsa dan negara.
“Saya ulangi, jangan salah. Karena kepentingan negara, kepentingan NKRI, jauh di atas daripada kepentingan pribadi saya,” ujarnya.
Ia mengatakan kritik dan pemberitaan merupakan bagian dari kehidupan publik. Namun, perbedaan pandangan seharusnya tidak menghilangkan semangat untuk menjaga persatuan.
Zadrak pun mengajak media, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang sejuk serta menghadirkan semangat kemerdekaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Di mana kita berada, organisasi-organisasi kita berada, membawa kesejukan, membawa semangat kemerdekaan. Karena inilah yang dirindukan oleh para pejuang kita,” katanya.
Menurut Zadrak, menjaga keutuhan bangsa bukan semata-mata tugas pemerintah. Tanggung jawab tersebut merupakan kewajiban seluruh warga negara, baik.
“Kewajiban kita semua, bukan kewajiban pemerintah saja. Wajib menjaga keutuhan bangsa dan negara, wajib menjaga cita-cita luhur para pejuang kita,” ujarnya.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi














