Erni Yetti: Ketika Perempuan Bergerak, Stunting Bisa Ditekan

- Wartawan

Kamis, 30 Oktober 2025 - 09:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Di balik upaya Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menurunkan angka stunting, ada peran besar para perempuan desa yang bekerja dalam diam.

Mereka adalah anggota Tim Penggerak PKK dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) sosok-sosok yang menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Semangat itu terlihat dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas TP-PKK dan KPM yang digelar di Tamuan Malli’, Kecamatan Makale, Rabu (29/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg, Wakil Bupati Erianto L. Paudanan, serta Ketua TP-PKK Tana Toraja, Erni Yetti Riman.

Dalam kesempatan itu, Bupati Zadrak menekankan pentingnya perhatian terhadap gizi anak sejak dalam kandungan hingga usia dini.

“Stunting bukan hanya soal makanan. Lingkungan yang tidak bersih dan kurangnya perhatian orang tua juga menjadi penyebab. Masih ada anak-anak yang mengalami cacingan karena kebersihan yang kurang,” ujarnya mengingatkan.

BACA JUGA :  Bersih-Bersih di Objek Wisata, Ketua TP-PKK Tator Beri Contoh Nyata

Namun, perjuangan melawan stunting tidak berhenti di meja rapat atau program pemerintah. Di lapangan, kader-kader desa menjadi ujung tombak perubahan.

Mereka turun langsung ke rumah-rumah warga, memberikan penyuluhan tentang gizi, air bersih, dan pentingnya kebersihan lingkungan.

Ketua TP-PKK Tana Toraja, Erni Yetti Riman, menegaskan peran besar kader di tingkat desa.

“Mereka ini pahlawan tanpa tanda jasa. Kader PKK memastikan setiap keluarga paham pentingnya gizi, kebersihan, dan kesehatan ibu serta anak,” tuturnya.

Untuk memperkuat peran tersebut, pemerintah daerah telah mengalokasikan Rp200 juta dari Biaya Operasional Pemerintahan Desa (BOPD).

BACA JUGA :  Tana Toraja Catat Penurunan Signifikan Angka Stunting, Turun 9,4 Persen dalam Setahun

Dana itu digunakan untuk dua fokus utama: pencegahan  meliputi penyediaan air bersih, pembuatan jamban, dan edukasi gizi masyarakat; serta pengobatan, seperti pembagian tablet tambah darah untuk remaja putri dan pendampingan calon pengantin serta ibu hamil.

Langkah ini mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Tana Toraja kini turun menjadi 11,7 persen. Pemerintah optimistis, dengan kolaborasi seluruh elemen, angka itu bisa ditekan di bawah 10 persen pada tahun depan.

“Ketika perempuan bergerak, keluarga menjadi lebih sehat, anak-anak tumbuh kuat, dan masa depan Tana Toraja lebih baik,” kata Erni Yetti dengan penuh keyakinan.

Penulis : Adi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Tana Toraja Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Tampo, Bantu Warga Atasi Kelangkaan Gas
Hari Keluarga Nasional 2026, Bupati Zadrak Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Mendidik Anak
Bupati Zadrak Tombeg Pimpin Pleno Penetapan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 62 Tana Toraja
Bupati Tana Toraja Buka Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026, Diikuti 4.000 Peserta
Pemkab Tana Toraja Buka Pelatihan Barista untuk Penyandang Disabilitas dan Kelompok Rentan
BPBD Tana Toraja Gelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Tanah Longsor
Mal Pelayanan Publik Tana Toraja Resmi Beroperasi, Urus Administrasi Kini Lebih Mudah
301 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Tana Toraja Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:09 WIT

Pemkab Tana Toraja Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Tampo, Bantu Warga Atasi Kelangkaan Gas

Senin, 29 Juni 2026 - 13:51 WIT

Hari Keluarga Nasional 2026, Bupati Zadrak Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Mendidik Anak

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:49 WIT

Bupati Zadrak Tombeg Pimpin Pleno Penetapan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 62 Tana Toraja

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:11 WIT

Bupati Tana Toraja Buka Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026, Diikuti 4.000 Peserta

Senin, 22 Juni 2026 - 09:58 WIT

Pemkab Tana Toraja Buka Pelatihan Barista untuk Penyandang Disabilitas dan Kelompok Rentan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!