Torajachannel.com, Makale—Direktur Yayasan Sinar Kasih Toraja, yang menaungi Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja, Dr. Erni Yetty Riman, SKM., M.Kes., menitipkan empat bekal penting kepada para lulusan sebelum memasuki dunia profesional.
Pesan tersebut disampaikan Erni dalam sambutannya pada wisuda, pelantikan, dan pengambilan sumpah lulusan Program Studi D3 Kebidanan dan D3 Keperawatan Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja di Gedung Tammuan Mali’, Sabtu (19/9/2026).
Erni meminta para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, pengetahuan dan dunia kerja terus berkembang sehingga lulusan harus mampu beradaptasi serta meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan.
“Jangan merasa pesimis, harus optimis. Karena pengetahuan itu berkembang sampai kapan pun,” kata Erni.
Ia kemudian menekankan empat hal yang perlu menjadi pegangan para lulusan dalam menjalani kehidupan dan profesi, yakni skill, mindset, attitude, dan karakter.
Menurut Erni, skill atau keterampilan tidak diperoleh secara instan. Kemampuan tersebut terbentuk melalui latihan dan pengalaman yang terus diasah.
“Karena skill itu hasil dari latihan dan pengalaman,” ujarnya.
Selain keterampilan, ia menilai pola pikir atau mindset menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan.
Erni meminta para lulusan menjadikan kemauan belajar dan berkembang sebagai bagian dari perjalanan mereka setelah meninggalkan bangku pendidikan.
“Cara berpikirmu adalah senjatamu. Selama kamu terus belajar dan berkembang,” katanya.
Bekal berikutnya adalah attitude atau sikap. Erni mengatakan sikap yang baik harus tumbuh dari kesadaran pribadi dan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan dengan lingkungan kerja maupun masyarakat.
“Sikap yang baik datang dari kesadaranmu. Sikapmu menentukan bagaimana dunia meresponmu,” ujarnya.
Sementara karakter, kata Erni, merupakan fondasi diri yang tidak dapat digantikan oleh orang lain. Karena itu, para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter yang kuat dalam menjalankan profesinya.
“Karakter itu adalah fondasi diri. Orang bisa meniru gayamu, tapi tidak bisa menggantikan siapa dirimu sebenarnya,” kata dia.
Di akhir sambutannya, Erni mengingatkan para lulusan bahwa pendidikan yang telah ditempuh harus bermuara pada manfaat bagi masyarakat. Sebagai calon tenaga kesehatan, mereka diharapkan mampu mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan di tengah masyarakat.
“Jadilah bagian dari solusi bagi berbagai persoalan kesehatan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi













