Terungkap! Ini Hasil Uji BPOM pada Makanan yang Dikonsumsi Siswa Tana Toraja

- Wartawan

Jumat, 11 September 2026 - 11:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com,Makale—Hasil pengujian sampel terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan yang melibatkan sejumlah siswa SMP dan SD di Kabupaten Tana Toraja menunjukkan adanya cemaran bakteri Escherichia coli (E. coli) pada sampel ayam masak bumbu kuning.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, Yosefina Rombetasik, berdasarkan Surat Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Makassar Nomor T-PW.04.08.50B.09.26.756 tertanggal 9 September 2026 tentang Penyampaian Laporan Hasil Uji Sampel Keracunan Pangan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja.

Dalam laporan hasil pengujian sampel KLB keracunan pangan dari SMP 1, SMP 2, SDN 5, dan SDN 9, dilakukan pengujian terhadap cemaran mikrobiologi dan cemaran kimiawi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampel yang diuji meliputi nasi putih, tempe mendoan, sayur tumis jagung, wortel dan labu siam, serta ikan nila. Parameter pengujian meliputi E. coli, angka Staphylococcus aureus, Salmonella, Methanil Yellow, sianida, dan nitrit.

“Hasil uji negatif (memenuhi syarat),” kata Yosefina Rombetasik dalam keterangannya. Jumat (11/9/2026)

Namun, hasil berbeda ditemukan pada sampel ayam masak bumbu kuning yang dikonsumsi siswa SMP dan SD.

BACA JUGA :  Empat Terdakwa Kasus Narkotika Jalani Sidang Perdana di PN Makale, Oliv Didakwa sebagai Pemasok

Pada sampel ayam bumbu kuning yang dikonsumsi siswa SMP, ditemukan positif adanya cemaran mikrobiologi/ bakteri Escherichia Coli.

“Ini, yang dapat menyebabkan salah satu gejala keracunan makanan yang dikonsumsi …seperti diare, mual, muntah dan sakit perut.” lanjutnya.

Selain sampel makanan tersebut, BPOM juga melakukan pengujian terhadap irisan melon. Untuk cemaran mikrobiologi atau bakteri, parameter yang diuji meliputi E. coli, angka Staphylococcus aureus, dan Salmonella.

“Pada Uji Irisan Melon, Uji cemaran mikrobiologi/bakteri: E-Coli, angka Staphlococcus aureus, Salmonella (hasil uji negatif),” lanjut Yosefina.

Sementara itu, pada pengujian cemaran kimiawi terhadap irisan melon, parameter yang diperiksa adalah sianida dan nitrit. Hasil pengujian menunjukkan sianida negatif, sedangkan nitrit positif dalam kadar yang kecil.

“Uji cemaran kimiawi: Sianida (Negatif) Nitrit (positif) dlm kadar yg kecil…” tulisnya melalui pesan Whatsapp.

Yosefina menjelaskan bahwa keberadaan nitrit dalam jumlah sangat kecil dapat ditemukan secara alami pada sayur dan buah.

“Secara alami Sayur dan buah dapat mengandung nitrit dalam jumlah yang sangat kecil karena penyerapan nitrat dari tanah atau air yg kemudian diubah oleh aktivitas bakteri,” jelasnya.

Hasil pengujian tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dalam kasus KLB keracunan pangan yang melibatkan siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Tana Toraja.

BACA JUGA :  Tambahan DAU Tana Toraja Jauh di Bawah Toraja Utara, Sekda : Jangan Gagal Paham

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri
Kabur Saat Dirawat di RS, DPO Rutan Makale Akhirnya Ditangkap
Gotong Royong untuk Tana Toraja Masero Diperlihatkan Warga Lembang Lemo Menduruk
Wisuda Akademi Kesehatan Sinar Kasih, Bupati Dorong Lulusan Terus Kembangkan Skill dan Inovasi
Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja Wisuda 108 Lulusan D3 Kebidanan dan Keperawatan
Lepas 108 Lulusan, Direktur Yayasan Sinar Kasih Toraja Tekankan Pentingnya Skill hingga Karakter
Semangat Tana Toraja Masero Berbuah Manis, Raih Peringkat Kedua Pengelolaan Sampah Terbaik se-Sulawesi
Raker PWGT, Erny Yetti: Perempuan Jadi Benteng Keluarga Lawan Penyakit Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:37 WIT

Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:47 WIT

Kabur Saat Dirawat di RS, DPO Rutan Makale Akhirnya Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 07:48 WIT

Gotong Royong untuk Tana Toraja Masero Diperlihatkan Warga Lembang Lemo Menduruk

Sabtu, 19 September 2026 - 20:31 WIT

Wisuda Akademi Kesehatan Sinar Kasih, Bupati Dorong Lulusan Terus Kembangkan Skill dan Inovasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:59 WIT

Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja Wisuda 108 Lulusan D3 Kebidanan dan Keperawatan

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 3 Okt 2026 - 09:37 WIT

Berita Tana Toraja

Kabur Saat Dirawat di RS, DPO Rutan Makale Akhirnya Ditangkap

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:47 WIT

Berita Pemerintah

Bupati Tana Toraja Temui Bupati Luwu, Peluang Kolaborasi Pertanian Terbuka

Sabtu, 26 Sep 2026 - 08:40 WIT

error: Content is protected !!