Torajachannel.com, Makale–Warisan budaya kembali diangkat ke panggung utama melalui gelaran Pesona Tenun dan Budaya Tana Toraja 2026 yang akan berlangsung pada 21–22 Agustus 2026 di Pasar Seni Makale.
Event ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan tenun khas Tana Toraja kepada masyarakat luas.
Untuk kedua kalinya digelar, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga wadah bagi para perajin, desainer, hingga pecinta budaya untuk menampilkan karya terbaik mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tenun Toraja yang sarat nilai filosofi dan identitas lokal kembali dipresentasikan dalam balutan inovasi modern.
Di tengah perkembangan industri fesyen yang semakin dinamis, tenun Toraja tetap mempertahankan karakter dan keasliannya.
Setiap motif yang ditampilkan memiliki makna mendalam yang mencerminkan kehidupan dan kearifan lokal masyarakat Toraja.
Salah satu agenda utama dalam event ini adalah Lomba Rancang Busana Tenun Tana Toraja. Para peserta ditantang menghadirkan karya busana kreatif dengan tetap mempertahankan unsur tradisional.
Panitia menetapkan bahwa setiap desain wajib menggunakan minimal 70 persen kain tenun Toraja sebagai bentuk komitmen menjaga autentisitas budaya.
Yang paling menarik perhatian, panitia menyiapkan total hadiah mencapai Rp100 juta bagi para pemenang. Nominal ini diharapkan mampu memacu semangat kreativitas sekaligus menarik partisipasi lebih luas, baik dari desainer profesional maupun talenta muda berbakat.
Event ini terbuka untuk umum, memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk ikut ambil bagian dalam merayakan kekayaan budaya nusantara. Pendaftaran peserta dibuka hingga 1 Agustus 2026.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi @TORAJATENUNFEST atau menghubungi panitia di nomor 0813-5530-8032.
Lebih dari sekadar kompetisi, Pesona Tenun dan Budaya Tana Toraja menjadi ajakan bagi masyarakat untuk kembali mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya. Sebab di setiap helai tenun, tersimpan identitas yang tak lekang oleh waktu.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi














