Tana Toraja Amankan Warisan Budaya: Hymne, Mars, dan Empat Tenun kini Tercatat HAKI

- Wartawan

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Lagu Hymne Tana Toraja ciptaan Idris ARV, Tana Toraja Masero karangan Yulius S. Tana, Mars Tana Toraja karya Efraim Tolan Allositandi, serta empat motif tenun khas Tana Toraja resmi dicatatkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) atau Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Negara, melalui Kementerian Hukum, kini mengakui dan melindungi warisan yang telah hidup puluhan bahkan ratusan tahun di tengah masyarakat Tana Toraja.

Empat motif tenun yang memperoleh pencatatan tersebut yakni Tenun Toraja Pasekong Kandaure Diguntu’ Batik, Paruki’ Pakandaure, Simbuang Patindok, serta Pasekong Siluang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap motif menyimpan makna, status sosial, filosofi hidup, hingga kisah leluhur yang diwariskan lintas generasi.

Surat pencatatan KIK diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, Senin (12/21/2025) malam.

BACA JUGA :  Longsor Terjang Rumah Warga Hingga Menutup Akses Jalan di Malimbong Balepe, Tana Toraja

Penyerahan ini menjadi simbol kuat bahwa budaya lokal bukan sekadar tradisi, tetapi aset strategis bangsa.

“Kekayaan intelektual adalah sumber baru pertumbuhan ekonomi, dan Tana Toraja memiliki peluang besar karena kekayaan budayanya sangat beragam,” ujar Andi Basmal di hadapan masyarakat dan pelaku budaya.

Ia menegaskan, kekayaan tradisional komunal merupakan warisan kolektif yang mencerminkan identitas daerah sekaligus memiliki potensi ekonomi yang besar bila dikelola dan dilindungi dengan baik.

Pihaknya pun menyatakan komitmen untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan kekayaan intelektual demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, menyambut pencatatan ini sebagai langkah maju dalam mengubah cara pandang terhadap tenun Toraja.

BACA JUGA :  Wabup Tana Toraja Ingatkan Dampak Jangka Panjang Jika Generasi Tidak Dibina dengan Benar

Selama ini kata dia, wastra Toraja kerap diposisikan sebatas pelengkap upacara adat.

“Tenun Toraja bukan sekadar kain, tetapi identitas, sejarah, dan kekuatan budaya yang harus kita jaga dan kembangkan bersama,” tutur Zadrak.

Menurutnya, Pesona Tenun dan Pekan Budaya menjadi ruang penting untuk memperkenalkan tenun Toraja sebagai karya bernilai budaya sekaligus bernilai ekonomi.

Dengan pencatatan HAKI, ia berharap para penenun semakin terlindungi dan generasi muda terdorong untuk melestarikan warisan leluhur.

Zadrak juga mengapresiasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) atas dukungan nyata dalam mencatatkan lagu dan wastra Tana Toraja. Baginya, pengakuan ini adalah bentuk penghormatan negara terhadap kearifan lokal.

Penulis : Adi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dari Pelatihan ke Peluang Usaha, Pemkab Tana Toraja Siapkan Perempuan Jadi Pelaku UMKM
Bukan Sekadar Lomba, Wabup Erianto Dorong Kopita 2026 Cetak Pramuka Berkarakter dan Mandiri
Dari 189 Siswa, 14 Masih Dirawat: Bupati Tana Toraja Pastikan BGN Tanggung Biaya Perawatan
Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG
Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien
Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium
Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman
Erni Yetti Riman Bertemu Mersiani, Polemik Penjual Tarakko di HUT Tana Toraja Akhirnya Diluruskan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:13 WIT

Dari Pelatihan ke Peluang Usaha, Pemkab Tana Toraja Siapkan Perempuan Jadi Pelaku UMKM

Selasa, 8 September 2026 - 10:36 WIT

Bukan Sekadar Lomba, Wabup Erianto Dorong Kopita 2026 Cetak Pramuka Berkarakter dan Mandiri

Senin, 7 September 2026 - 21:16 WIT

Dari 189 Siswa, 14 Masih Dirawat: Bupati Tana Toraja Pastikan BGN Tanggung Biaya Perawatan

Jumat, 4 September 2026 - 07:43 WIT

Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien

Jumat, 4 September 2026 - 07:19 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Berita Toraja Utara

Seorang Mahasiswa di Toraja Utara Ditangkap atas Dugaan Peredaran Sabu

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:05 WIT

error: Content is protected !!