Tertimpa Pohon di Bittuang, 2 Warga Mamasa Ditemukan Meninggal Dunia

- Wartawan

Selasa, 16 November 2021 - 23:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tertimpa Pohon di Bittuang, 2 Warga Mamasa Ditemukan Meninggal Dunia

Tertimpa Pohon di Bittuang, 2 Warga Mamasa Ditemukan Meninggal Dunia

Torajachanel.com, Tana Toraja–Personil Polsek Saluputti yang dipimpin oleh Kapolsek Saluputti “IPTU Sette Marrung, SH” mendatangi TKP Penemuan 2 Mayat korban tertimpa pohon tumbang yang bertempat di Kawasan Hutan Produksi Terbatas (Kawasan Penyadapan Getah Pinus PT. Kencana Hijau Binalestari) Selasa 16/11/2021.

Diketahui kedua lelaki korban berinisial YT (45) Tahun dan DT (54) Tahun berasal dari Sibanawa Desa Sibanawa Kecamatan Sumarorong Kabupaten Mamasa.

Dari keterangan saksi Umar dan Habidin bahwa pada hari Selasa tanggal 16 November 2021 sekitar pukul 11.00 Wita mereka melakukan survey lokasi dan survey getah pinus lama, Kemudian tiba – tiba keduanya melihat pondok yang berada dalam hutan pinus tertimpa pohon dan saksi melihat terdapat kaki manusia dan setelah dicek ditemukan 2 (dua) orang yang tertimpa pohon pinus dalam pondok dan kedua koban dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Setelah melihat kejadian tersebut kedua saksi melaporkan kejadian tersebut ke pihak Perusahaan dan kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Saluputti.

Sekitar pukul 14.30 Wita Kapolsek Saluputti menerima informasi kejadian tersebut dan selanjutnya bersama personil menuju TKP untuk mengevakuasi kedua korban ditemani warga dengan berjalan kaki menuju TKP dengan jarak yang ditempuh 7 (Tujuh) km pulang pergi.

Kedua korban berhasil dievakusi dari dalam hutan oleh personil Polsek Saluputti bersama warga dengan cara ditandu ke pemukiman warga dan selanjutnya kedua korban dibawa ke Puskesmas Ulusalu dengan menggunakan kendaraan Dinas Polsek Saluputti.

BACA JUGA :  Kristian H.P Lambe : Toraja Barat "Belum Merdeka"

Kemudian dilakukan visum / pemeriksaan luar oleh Tim Medis Puskesmas Ulusalu terhadap kedua korban dan hasil pemeriksaan luar terhadap kedua korban yakni terdapat luka terbuka pada kepala selebar 20 cm dan tempurung kepala remuk dan pada kepala korban sudah terdapat belatung dan diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 2 (dua) hari sebelum ditemukan.

Kedua korban diserahkan kepada pihak keluarga dimana kedua pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi dengan dibuatkan surat pernyataan dan pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas atas bencana / peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG
Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien
Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium
Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman
142 Siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale Dirawat di Tiga Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG
Erni Yetti Riman Bertemu Mersiani, Polemik Penjual Tarakko di HUT Tana Toraja Akhirnya Diluruskan
HUT ke-69 Kabupaten Tana Toraja Sukses Digelar, Panitia Apresiasi Kerja Bersama
Festival Tallu Lolona Meriahkan Hari Jadi Toraja ke-779 dan HUT Tana Toraja ke-69

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 22:21 WIT

Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG

Jumat, 4 September 2026 - 07:43 WIT

Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien

Jumat, 4 September 2026 - 07:19 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium

Kamis, 3 September 2026 - 22:38 WIT

Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman

Kamis, 3 September 2026 - 15:00 WIT

142 Siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale Dirawat di Tiga Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru

error: Content is protected !!