Torajachannel.com, Makale—Sebanyak 142 siswa dari SMP Negeri 1 Makale dan SMP Negeri 2 Makale menjalani perawatan di tiga rumah sakit di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Mereka mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg mengatakan jumlah siswa yang menjalani perawatan Kamis, 3 September 2026, mencapai sekitar 142 orang. Data tersebut merupakan pembaruan hingga pukul 12.43 Wita.
Hal itu disampaikan Zadrak saat ditemui di lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis secara optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sudah sampaikan ke tiga rumah sakit ini untuk melakukan segala upaya sesuai SOP untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” ujar Zadrak.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja juga telah mengambil langkah untuk mengetahui penyebab pasti kondisi yang dialami para siswa. Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah mengambil sampel makanan untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan laboratorium.
“Dinas Kesehatan sudah ambil sampel untuk dikirim ke Makassar untuk uji laboratorium,” katanya.
Sejumlah siswa SMPN 1 Makale dan SMPN 2 Makale sebelumnya dilaporkan mulai mengalami keluhan seperti mual, sesak, dan sakit perut sejak Rabu malam. Kondisi tersebut kemudian memicu dugaan bahwa gejala yang dialami para siswa berkaitan dengan makanan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Seorang siswa SMPN 1 Makale mengatakan sekolahnya tidak menerima pembagian MBG pada Kamis, 3 September 2026.
“Tidak ada MBG hari ini,” ujar siswa tersebut saat ditemui di SMPN 1 Makale.
Pihak SPPG juga membenarkan bahwa pembagian MBG untuk kedua sekolah tersebut dihentikan sementara pada hari ini. Menurut pihak SPPG, pembagian makanan terakhir dilakukan pada Rabu, 2 September 2026, tepatnya pada kloter terakhir.
Hingga berita ini ditayangkan, sejumlah siswa masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Sinar Kasih Toraja.
Pemerintah daerah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami para siswa.
Penulis : Sandi Nayoan
Editor : Redaksi














