Bupati Zadrak Beberkan Langkah Serius Benahi SDM Tana Toraja

- Wartawan

Rabu, 19 November 2025 - 06:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tana Toraja tahun 2025 yang berada di urutan bawah tidak membuat pemerintah daerah tinggal diam.

Sebaliknya, Pemkab langsung memperkuat langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kualitas SDM Tana Toraja berada di posisi ke-21 dari 24 daerah di Sulawesi Selatan dengan nilai 72,77 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan ini menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah.

“Data tersebut memberi gambaran bahwa kita harus bergerak cepat dan bekerja lebih keras. Kepala kita tetap tegak, karena fokus kita adalah memperbaiki,” ujar Bupati Zadrak Tombeg, Selasa (18/11/2025).

Salah satu langkah yang mendapat apresiasi tingkat provinsi adalah keberhasilan Tana Toraja menjadi yang terbaik dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).

BACA JUGA :  Bupati Zadrak Tombeg Dampingi Peletakan Batu Pertama RSUD Pongtiku di Toraja Utara

Program jemput bola, peningkatan layanan pendidikan, serta pendampingan keluarga menjadi kunci keberhasilan strategi tersebut.

Penanganan ATS dianggap sebagai titik krusial untuk memperbaiki kualitas SDM dalam jangka panjang.

Pemkab juga memperkuat kebijakan anggaran dengan alokasi 20 persen APBD khusus sektor pendidikan.

Tak hanya itu, Pemkab berhasil mendapatkan dukungan pusat melalui program Sekolah Rakyat dengan total bantuan Rp 200 miliar yang kini mulai terealisasi.

BACA JUGA :  Bupati Zadrak Ajak Masyarakat Tana Toraja Teladani Semangat Juang Para Pahlawan

Selain memperkuat pendidikan formal dan nonformal, pemerintah juga melakukan penertiban berbagai tempat usaha yang dinilai berpotensi memicu penyakit sosial. Dalam penertiban tersebut, ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, perjudian anak, hingga potensi penularan HIV/AIDS.

“Jika penyakit sosial dibiarkan, kualitas SDM tidak akan tumbuh. Ini soal masa depan generasi,” tegas Zadrak.

Pemerintah juga mengajak diaspora Toraja untuk terlibat dalam pembangunan daerah, baik melalui kontribusi gagasan, jejaring, maupun investasi sumber daya.

Upaya terpadu ini diharapkan mampu menjadi titik balik peningkatan SDM dan mendorong Tana Toraja keluar dari zona bawah dalam capaian IPM.

Penulis : Adi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tiga Bulan Pasca OTT, Berkas Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Dilimpahkan
Tawuran Remaja di Buntu Burake Dibubarkan Polisi, Sejumlah Pelaku Diamankan
Pemkab Tana Toraja Gelar DASHAT di 53 Lokus untuk Percepat Penurunan Stunting
Usai Ditinjau Bupati Tana Toraja, Longsor di Masanda Langsung Ditangani
Empat Terdakwa Kasus Narkotika Jalani Sidang Perdana di PN Makale, Oliv Didakwa sebagai Pemasok
Tim Tabur Bekuk Wanita Terpidana Perzinahan yang Sempat Bersembunyi di Toraja Utara
Tindak Lanjut Arahan KPK, Sekda Tana Toraja Perkuat Tata Kelola Pertanahan
QRIS Pajak dan Retribusi Resmi Didorong di Tana Toraja melalui TP2DD

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:31 WIT

Tiga Bulan Pasca OTT, Berkas Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Dilimpahkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:36 WIT

Tawuran Remaja di Buntu Burake Dibubarkan Polisi, Sejumlah Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:54 WIT

Pemkab Tana Toraja Gelar DASHAT di 53 Lokus untuk Percepat Penurunan Stunting

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:18 WIT

Usai Ditinjau Bupati Tana Toraja, Longsor di Masanda Langsung Ditangani

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:49 WIT

Empat Terdakwa Kasus Narkotika Jalani Sidang Perdana di PN Makale, Oliv Didakwa sebagai Pemasok

Berita Terbaru

Berita Pemerintah

Pemkab Tana Toraja Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55 WIT

error: Content is protected !!