Dekranas Latih 50 Penenun Tana Toraja, Dorong Pemanfaatan Pewarna Alami dan Penguatan Branding Produk

- Wartawan

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Sebanyak 50 pengrajin tenun di Kabupaten Tana Toraja mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pewarnaan dan Pemanfaatan Pewarna Alami yang digelar Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Pasar Seni Makale, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, dan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ir. Restuardy Daud ke Bumi Lakipadada.

Selain memperkenalkan teknik pewarnaan alami, para peserta juga dibekali pengetahuan tentang pengelolaan usaha, mulai dari perhitungan harga pokok produksi (HPP), strategi pemasaran, hingga penguatan identitas produk melalui branding dan storytelling.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peserta tidak hanya belajar membuat dan memanfaatkan pewarna alami, tetapi juga bagaimana menghitung harga produk secara ekonomis, sehingga mereka dapat menentukan nilai jual yang tepat,” kata Restuardy Daud.

Ia menjelaskan, penguatan pemasaran dan branding menjadi bagian penting dalam pengembangan industri kerajinan. Menurutnya, setiap produk tenun memiliki nilai sejarah dan filosofi yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

“Biasanya sebuah produk memiliki storytelling. Jadi setiap produk perlu diberikan informasi tambahan mengenai sejarah dan maknanya, sehingga konsumen tertarik untuk membeli,” ujarnya.

Restuardy menuturkan, Indonesia memiliki kekayaan motif, corak, dan bentuk kerajinan yang sangat beragam sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Karena itu, Dekranas hadir untuk memfasilitasi pengembangan produk lokal, termasuk membuka akses pemasaran hingga ke pasar internasional.

Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan produksi. Menurutnya, tidak sedikit pengrajin yang kesulitan memenuhi permintaan pasar secara konsisten, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

“Kami berharap produk lokal ini bisa berkelanjutan. Kadang-kadang ketika ada pesanan besar, pengrajin belum mampu menyiapkan produk secara kontinu sesuai kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan. Karena itu, kemitraan dengan Dekranasda di daerah harus terus dibangun secara bertahap,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Restuardy mengungkapkan bahwa wastra tenun Toraja dipilih sebagai salah satu fokus pembinaan karena memiliki kekuatan budaya yang masih terjaga dan berpotensi besar untuk dikembangkan.

“Kain tenun Toraja memiliki corak dan nilai budaya yang masih dipertahankan. Tinggal bagaimana diberikan sentuhan dan teknik yang lebih baik agar dapat digunakan secara lebih luas sesuai kebutuhan fashion dan pasar,” katanya.

Menurutnya, pengembangan tenun Toraja tidak hanya memberikan keuntungan bagi para pengrajin, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah secara umum.

Ia menambahkan, potensi tenun Toraja semakin besar karena ditopang oleh sektor pariwisata yang telah dikenal luas.

“Toraja adalah daerah wisata. Ini menjadi potensi besar apabila tenun menjadi bagian dari ekosistem pariwisata, sehingga yang berkembang bukan hanya kerajinannya, tetapi juga sektor wisata yang saling terhubung,” pungkas Restuardy.

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan
BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Pemkab Tana Toraja Terapkan Ganjil-Genap dan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi
Tim Terpadu Selamatkan Rumah Warga yang Dikepung Api, Seorang Pemuda Diamankan Polisi
Pemda Tana Toraja Tak Biarkan Daud Tappi’ Terlunta, Diberi Tempat Tinggal dan Pekerjaan
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkab Tana Toraja Kerahkan Dua Excavator Keruk Sungai Makale
Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57 WIT

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIT

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:05 WIT

BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:31 WIT

Pemkab Tana Toraja Terapkan Ganjil-Genap dan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:18 WIT

Tim Terpadu Selamatkan Rumah Warga yang Dikepung Api, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIT

Berita Pemerintah

Booth Tana Toraja Raih Juara III, Bupati Terima Hadiah Rp15 Juta

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:26 WIT

Berita Pemerintah

Bupati Tana Toraja Ramaikan Lomba Masak Nasi Goreng 357 Sulsel

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:24 WIT

error: Content is protected !!