10 orang Bintara Remaja Melakukan Longmarch 34 Kilometer di Toraja Utara

para Bintara Remaja yang berjumlah 10 orang ini pun dilepas oleh Kabag SDM didampingi Kasat Samapta menuju Pos I Air Terjun Sarambu Salu, Pos II Puncak Dipomelo Pindan, Pos III Objek Wisata Gunung Tambolang, Pos IV, dan Kembali ke Mapolres Toraja Utara dengan melakukan longmarch menempuh total jarak 34 km.
para Bintara Remaja yang berjumlah 10 orang ini pun dilepas oleh Kabag SDM didampingi Kasat Samapta menuju Pos I Air Terjun Sarambu Salu, Pos II Puncak Dipomelo Pindan, Pos III Objek Wisata Gunung Tambolang, Pos IV, dan Kembali ke Mapolres Toraja Utara dengan melakukan longmarch menempuh total jarak 34 km.

Torajachannel.com, Toraja Utara–Kepolisian Resor Toraja Utara (Polres Torut) Polda Sulsel menggelar apel pembukaan tradisi pembaretan Bintara Remaja (Baja) Angkatan XLVI Polres Toraja Utara.

Apel yang digelar di Halaman Mapolres Toraja Utara Jln. Dr. Samratulangi No. 72 Kec. Rantepao Kab. Toraja Utara, dipimpin oleh Kabag SDM Polres Toraja Utara Kompol Elyazar L Kiding (Penasehat) mewakili Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso, S.I.K (Pelindung) yang dihadiri oleh Kasat Samapta AKP H. Ismail Samad, SE (Penanggung Jawab), Para Mentor dan Pendamping, serta Para Peserta Bintara Remaja (Baja) Angkatan XLVI, Rabu (20/07/2022).

Apel pembukaan tradisi pembaretan ini ditandai dengan penyerahan bendera merah putih oleh salah satu perwakilan peserta pembaretan Bintara Remaja.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya para Bintara Remaja yang berjumlah 10 orang ini pun dilepas oleh Kabag SDM didampingi Kasat Samapta menuju Pos I Air Terjun Sarambu Salu, Pos II Puncak Dipomelo Pindan, Pos III Objek Wisata Gunung Tambolang, Pos IV, dan Kembali ke Mapolres Toraja Utara dengan melakukan longmarch menempuh total jarak 34 km.

Kegiatan ini sendiri akan dilaksanakan selama satu hari satu malam dan akan diisi dengan berbagai kegiatan keterampilan.

Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso, S.I.K (Pelindung) melalui Kabag SDM Kompol Elyazar L Kiding (Penasehat) dalam kegiatan apel pembukaan tradisi pembaretan, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan pembaretan merupakan tradisi dalam rangka memupuk jiwa korsa dan meningkatkan motivasi diri para Bintara remaja.

Kabag SDM meminta kepada para Bintara remaja untuk menjalani kegiatan ini dengan iklas, tidak ada perasaan tertekan atau bahkan menganggap kegiatan ini sebagai hukuman tapi ini sebuah tradisi.

Kegiatan ini agar dilaksanakan dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan ikuti perintah serta arahan dari masing-masing mentor dan pendamping, ujarnya.

“Jangan meninggalakan teman, Kalau ada teman yang kesulitan, sakit, ataupun terhambat dalam pelaksanaan tugas selama perjalanan, agar saling membantu, mendukung dan saling bekerjasama”, pintanya.

Kabag SDM berharap keberadaan dan kebersamaan bisa terjalin sampai nanti pelaksanan tradisi pembaretan selesai, yang mana waktunya tidak akan lama hanya satu hari satu malam.

“Saya berharap bahwa ini adalah kegiatan yang sifatnya reguler bukan sesuatu yang special, semua bisa melaksanakan ini mungkin kegiatannya lebih banyak kepada hal-hal yang sifatnya fisik, tapi tentunya diselingi dengan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan masalah ketrampilan”, harapnya.

“Selamat melaksanakan kegiatan pembaretan, laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan laksanakan dengan baik”, tutupnya.

Pos terkait