Torajachannel.com, Makale– Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Paundanan, SH, MH, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIV Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Senin (9/2/2026).


MTQ yang berlangsung selama beberapa hari itu diikuti oleh kafilah dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Tana Toraja. Ajang tahunan ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi Qurani serta penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam mendukung kehidupan beragama yang harmonis dan toleran. Menurutnya, MTQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum untuk memperdalam keimanan dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak semata-mata berorientasi pada gelar juara. Lebih dari itu, MTQ diharapkan menjadi sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri dalam memahami serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an.
Kepada peserta yang akan mewakili Tana Toraja pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Erianto berpesan agar menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi sportivitas, dan menampilkan kemampuan terbaik. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa Tana Toraja memiliki sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.
Penutupan MTQ ke-XXIV berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyerahan piala serta penghargaan kepada para juara di setiap cabang lomba.
Berdasarkan hasil akhir, Kecamatan Sangalla ditetapkan sebagai Juara Umum I, disusul Kecamatan Mengkendek sebagai Juara Umum II, dan Kecamatan Rantetayo sebagai Juara Umum III.
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berharap MTQ terus menjadi ajang yang mempererat kebersamaan, memperkuat toleransi, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi














