Krisis Tenaga Medis di Tana Toraja: Hanya Ada 27 Dokter untuk 100 Ribu Warga, Obat Senilai Rp 708 Juta Kedaluwarsa!

- Wartawan

Rabu, 8 April 2026 - 17:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale-Pelayanan kesehatan di Kabupaten Tana Toraja tengah menjadi sorotan tajam Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Tana Toraja.Rabu (8/4/2026)

Dalam rapat evaluasi yang digelar baru-baru ini, terungkap sejumlah fakta mengejutkan mengenai realisasi program Dinas Kesehatan tahun anggaran 2025, mulai dari krisis jumlah dokter hingga pemusnahan obat-obatan senilai ratusan juta rupiah.

Berikut adalah fakta-fakta penting yang dirangkum dari hasil rapat Pansus DPRD Tana Toraja:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Rasio Dokter Jauh dari Standar Ideal

Pansus menyoroti tajam angka kebutuhan dokter yang masih sangat minim. Saat ini, Tana Toraja baru memenuhi sekitar 54 persen dari kebutuhan ideal tenaga medis.

Data menunjukkan, Tana Toraja hanya memiliki 27 dokter untuk melayani 100 ribu penduduk. Padahal, standar rasio kesehatan nasional menetapkan seharusnya terdapat 50 dokter per 100 ribu penduduk.

BACA JUGA :  DPRD Tana Toraja Sambut Positif Kunjungan Kerja DPRD Luwu

2. Puskesmas Lekke’ Tanpa Dokter Umum

Kondisi ini diperparah dengan adanya fasilitas kesehatan yang tidak memiliki tenaga ahli. Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja mengakui bahwa saat ini masih ada satu pusat kesehatan masyarakat yang belum memiliki dokter umum sama sekali.

“Saat ini hanya satu Puskesmas di Tana Toraja yang belum memiliki dokter umum, yakni Puskesmas Lekke’ di Kecamatan Simbuang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan saat menanggapi sorotan Pansus.

3. Kekosongan Jabatan Kepala Puskesmas Kondodewata

Selain masalah tenaga medis, persoalan manajerial juga menjadi perhatian. Pansus mendesak Dinas Kesehatan untuk segera mengisi jabatan Kepala Puskesmas Kondodewata yang telah kosong selama satu bulan terakhir.

BACA JUGA :  Hadiri Musrenbang Kabupaten, Ini Harapan Ketua DPRD Tana Toraja

Kekosongan pimpinan ini dikhawatirkan akan menghambat optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

4. Obat Kedaluwarsa Senilai Rp 708 Juta Dimusnahkan

Fakta yang tak kalah mencengangkan adalah terkait manajemen logistik obat-obatan. Dinas Kesehatan Tana Toraja melaporkan telah memusnahkan stok obat yang telah memasuki masa kedaluwarsa pada tahun 2025.

Nilai obat-obatan yang dibuang tersebut tidak main-main, yakni mencapai Rp 708 juta. Hal ini memicu pertanyaan dari anggota Pansus mengenai sistem perencanaan dan distribusi obat di lingkup Dinas Kesehatan agar kerugian negara serupa tidak terulang kembali.

Penulis : Nataniel Barapadang

Berita Terkait

Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja 2025 Resmi Terbentuk, Yusuf Pangarooan Ditunjuk Jadi Ketua
Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus
Bupati Tana Toraja Tinjau Kondisi Pasar Rantetayo, Tekankan Kebersihan dan Kenyamanan
DPRD Tana Toraja Keluarkan Rekomendasi Resmi Tolak Eksplorasi Geotermal
DPRD Tana Toraja Gelar RDP Bersama KONI, Bahas Pengembangan Olahraga hingga Bonus Atlet
Ketua DPRD Tana Toraja Respons Aksi Mahasiswa, Ranperda RTRW Siap Dievaluasi
DPRD Tana Toraja Gulirkan Ranperda Inisiatif Perombakan Struktur OPD, Fokus Efisiensi dan Optimalisasi Kinerja
DPRD Tana Toraja Gelar RDP Bahas Dukungan DOB Provinsi Luwu Raya–Toraja

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 18:07 WIT

Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja 2025 Resmi Terbentuk, Yusuf Pangarooan Ditunjuk Jadi Ketua

Senin, 30 Maret 2026 - 13:28 WIT

Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus

Senin, 30 Maret 2026 - 11:33 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Kondisi Pasar Rantetayo, Tekankan Kebersihan dan Kenyamanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:21 WIT

DPRD Tana Toraja Keluarkan Rekomendasi Resmi Tolak Eksplorasi Geotermal

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:20 WIT

DPRD Tana Toraja Gelar RDP Bersama KONI, Bahas Pengembangan Olahraga hingga Bonus Atlet

Berita Terbaru

Berita Pemerintah

Bupati dan Wabup Tana Toraja Kukuhkan FKUB Periode 2026–2030

Jumat, 10 Apr 2026 - 08:57 WIT

error: Content is protected !!