Torajachannel.com, Makale—Pango-Pango Coffee Week 2026 tidak sekadar menjadi ajang promosi kopi lokal, tetapi juga diarahkan sebagai ruang bagi petani kopi Tana Toraja untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, hingga membangun kemitraan dengan pelaku usaha.
Melalui kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 November 2026 di kawasan Hutan Pinus Pango-Pango tersebut, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Tana Toraja mendorong petani agar tidak berhenti pada penjualan hasil panen, tetapi mulai mengembangkan produk kopi yang memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Tana Toraja, Yohanis Some, mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai sampel kopi berkualitas dari petani, termasuk produk olahan yang mencerminkan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah.
Menurut Yohanis, keterlibatan petani dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kopi sekaligus mempelajari proses pengolahan pascapanen dan strategi pemasaran yang lebih luas.
“Kami mengajak kelompok tani dan petani milenial untuk terlibat, bukan hanya menjual hasil panen, tetapi juga mengenal pengolahan pascapanen, meningkatkan nilai tambah produk, serta memahami pemasaran,” ujar Yohanis.
Ia menjelaskan, Pango-Pango Coffee Week juga dirancang menjadi ruang pertemuan antara petani dengan berbagai pihak, mulai dari pengusaha, investor, barista, pemilik kedai kopi, pemerintah hingga lembaga perbankan.
Pertemuan tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dalam pengembangan usaha, akses pembiayaan maupun pemasaran produk kopi lokal.
Dengan demikian, petani tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan nilai ekonomi dari komoditas kopi yang dihasilkan.
Yohanis berharap, melalui Pango-Pango Coffee Week 2026, kopi Tana Toraja semakin dikenal oleh pasar yang lebih luas, termasuk pembeli dan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi















