Torajachannel.com, Makale— Pemerintah Kabupaten Tana Toraja memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kompetisi Penegak Inspiratif Tana Toraja (Kopita) 2026 yang digelar di Lapangan Tana Toraja Masero, To’bone, Senin (7/9/2026).
Kegiatan kepramukaan tersebut dihadiri Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg dan Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L. Paundanan.
Kopita 2026 diikuti sebanyak 72 sangga dengan total 720 peserta. Kompetisi ini berlangsung selama enam hari, mulai 7 hingga 12 September 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Menembus Batas, Raih Prestasi Bersama (MARASA)”, kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah bagi anggota Pramuka untuk mengasah keterampilan, membangun karakter, sekaligus meningkatkan kemampuan bekerja sama.
Upacara pembukaan Kopita 2026 dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L. Paundanan.
Dalam sambutannya, Erianto menyampaikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka yang dinilai konsisten menghadirkan berbagai kegiatan positif bagi generasi muda.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang pembinaan bagi generasi muda agar memiliki kemampuan dan karakter yang kuat.
“Pemerintah mengapresiasi segala kegiatan yang dilaksanakan oleh Pramuka. Ini menandakan bahwa para pemuda, khususnya Pramuka dan seluruh komponennya, terus bergerak dan terus maju untuk melengkapi diri,” ujar Erianto.
Ia mengatakan, Pramuka memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Karena itu, berbagai kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan potensi, keterampilan, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama di antara para peserta.
Kopita 2026 juga diisi dengan beragam kegiatan dan perlombaan. Mulai dari lomba manajemen, keterampilan kepramukaan, pentas budaya, permainan tradisional hingga masakan tradisional.
Erianto mengingatkan agar seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial maupun ajang untuk mengejar kemenangan.
Lebih dari itu, ia berharap Kopita mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta, khususnya dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda.
“Saya berharap betul-betul menghasilkan manfaat dari kegiatan ini dalam membangun karakter, membangun disiplin dan membangun sportivitas,” tegasnya.
Erianto juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia meminta peserta menjadikan setiap perlombaan sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, sekaligus membangun rasa percaya diri.
Menurutnya, pembinaan melalui kegiatan Pramuka diharapkan dapat melahirkan generasi muda Tana Toraja yang berkarakter, disiplin, mandiri dan memiliki semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Kopita 2026 pun diharapkan tidak hanya melahirkan para pemenang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan generasi muda yang mampu “menembus batas dan meraih prestasi bersama” sesuai dengan tema yang diusung.
Penulis : Sandi Nayoan
Editor : Redaksi














