Bupati Tana Toraja Sebut Bantuan Moeldoko “Zonk” : Tidak ada Dana Masuk Sekolah Apalagi yang Diusahakan Pihak Lain

- Wartawan

Sabtu, 2 November 2024 - 14:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Tana Toraja–Masih ingat dengan kunjungan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pada masa pemerintahan Jokowi, Moeldoko, ke Kabupaten Tana Toraja pada 30 Mei 2023 lalu?

Saat itu, Moeldoko mengunjungi Tana Toraja untuk menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp 10 miliar guna pembangunan 10 unit sekolah.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di SD 12 Tarongko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga saat ini, bantuan keuangan tersebut belum diterima oleh pihak sekolah yang seharusnya menerimanya.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, saat dikonfirmasi, tidak menampik hal tersebut.

“Iya, zonk (tidak sesuai harapan), itu (sekolah) dibangun di situ karena saya bangun dari APBD,” ujar Theo di Makale, Kamis (31/10/2024).

Theofilus menjelaskan, bantuan keuangan dari Moeldoko saat itu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

BACA JUGA :  Bupati Zadrak Terima Hadiah Tas Kolaborasi Budaya Toraja-Garut dari Kapolres Tana Toraja

Namun, menurutnya, terdapat kekeliruan karena pada saat itu belum ada penetapan DAK.

“Jadi, tidak ada karena itu DAK, dan waktu itu belum ditentukan DAK. Jadi tidak ada dana yang masuk ke sekolah, apalagi yang diusahakan oleh pihak lain,” ujarnya.

Theo juga mengungkapkan faktor lain yang menyebabkan sekolah-sekolah tersebut tidak mendapatkan dana DAK.

Ia menjelaskan bahwa banyak sekolah yang tidak jujur saat mengisi data Dapodik.

“Misalnya, ada sekolah yang ditanya melalui Dapodik apakah memiliki toilet, namun karena takut dinilai buruk, pihak sekolah menjawab bahwa ada. Begitu juga dengan perpustakaan dan fasilitas lainnya. Padahal semua itu akan diperiksa melalui Dapodik, kemudian muncul alokasi DAK.

“Ujung-ujungnya, mereka mengeluh, bertanya kenapa kami tidak dapat. Padahal mereka sendiri yang tidak jujur dalam mengisi Dapodik. Oleh karena itu, saya sering bilang, kejujuran tidak selalu berarti tidak mendapatkan berkat,” ujar Theo.

BACA JUGA :  Tana Toraja Serahkan LKPD 2024, Bupati Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

Berita Terkait

Bukan Sekadar Lomba, Wabup Erianto Dorong Kopita 2026 Cetak Pramuka Berkarakter dan Mandiri
Dari 189 Siswa, 14 Masih Dirawat: Bupati Tana Toraja Pastikan BGN Tanggung Biaya Perawatan
Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG
Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien
Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium
Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman
Erni Yetti Riman Bertemu Mersiani, Polemik Penjual Tarakko di HUT Tana Toraja Akhirnya Diluruskan
HUT ke-69 Kabupaten Tana Toraja Sukses Digelar, Panitia Apresiasi Kerja Bersama

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:36 WIT

Bukan Sekadar Lomba, Wabup Erianto Dorong Kopita 2026 Cetak Pramuka Berkarakter dan Mandiri

Senin, 7 September 2026 - 21:16 WIT

Dari 189 Siswa, 14 Masih Dirawat: Bupati Tana Toraja Pastikan BGN Tanggung Biaya Perawatan

Minggu, 6 September 2026 - 22:21 WIT

Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG

Jumat, 4 September 2026 - 07:19 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium

Kamis, 3 September 2026 - 22:38 WIT

Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman

Berita Terbaru

error: Content is protected !!