GMNI Minta Bupati Copot Plt Kadis Kesehatan Tana Toraja

- Wartawan

Kamis, 16 Mei 2024 - 23:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Krisdianto, Ketua Bidang Agitasi dan Prpaganda GMNI Cabang Tana Toraja

Foto : Krisdianto, Ketua Bidang Agitasi dan Prpaganda GMNI Cabang Tana Toraja

Torajachannel.com, Tana Toraja–Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tana Toraja meminta Bupati segera mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja.

Hal itu disampaikan Krisdianto selaku Ketua Bidang Agitasi dan Prpaganda GMNI Cabang Tana Toraja pada acara penyalaan lilin untuk bayi yang lahir di pinggir jalan di Simbuang, Kabupaten Tana Toraja oleh Aliansi Cipayung Toraja, di Plaza Kolam Makale, Kamis (16/05/2024) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Krisdianto, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, Yosefina Rombetasik harus segera di copot dari jabatannya karena tidak mampu melaksanakan tugasnya sebagai pimpinan.

“Kita liat bersama dokter yang bekerja di rumah Sakit di Simbuang menghilang atau tidak masuk bekerja selama kurang lebih 2 bulan, kemudian PLT Dinkes katanya tidak tahu tentang itu, berarti dia tidak memiliki kontrol dan tidak melakukan pengawasan kepada Puskesmas yang ada di Kabupaten Tana Toraja. Masak ia tidak tahu, inikan hal yang tidak masuk akal. Kita berharap Bupati segera mencopot tanpa harus mengkaji lagi, ”Kata Krisdianto.

Sementara dikutip dari berbagai sumber berita, pernyataan itu benar disampaikan Yosefina Rombetasik. Dikatakan bahwa ia baru mengetahui hal tersebut setelah mengonfirmasi ke Kepala Puskesmas Lekke Simbuang.

“Hasil konfirmasi sejak 28 Maret 2024 minta izin secara lisan ke Kepala Puskesmas ke Makale untuk membuat laporan program puskesmas karena signal di puskesmas kurang bagus,” katanya

“Namun karena tidak ada konfirmasi ke kami soal meninggalkan tugasnya begitu lama, maka saya akan memberikan teguran baik secara lisan maupun secara tertulis,” jelasnya. dikutip dari InfoToraja.

Penulis : Adi

BACA JUGA :  Penjelasan Plt Kepala Dinas Tator Soal Ibu Melahirkan dalam Perjalanan di Simbuang

BACA JUGA :  Selain Melaksanakan Reses, Firmina Tallulembang Juga Bagi-Bagi Bibit Cabai di Simbuang Mengkendek

Berita Terkait

Kasus Larangan Jilbab Berujung Sanksi, Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Direkomendasikan Dihukum Berat
Bupati Zadrak: Pelajar Tana Toraja Kian Berpeluang Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sinergi Program Pusat
Ribuan Pelajar Tana Toraja Terima PIP Aspirasi, Eva Stevany Rataba: Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Biaya
Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Minta Maaf Soal Larangan Jilbab, Dinas Pendidikan: Proses Tetap Berjalan
Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Berhenti, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru
Usai Resmikan Gedung UPD, Bupati Tana Toraja Langsung Donorkan Darah untuk Pasien ICU
RSUD Lakipadada Makin Naik Kelas, Lima Gedung Baru Diresmikan
Pemkab Tana Toraja Tutup Pengerukan Pasir Ilegal di Sungai Sandabilik

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:03 WIT

Kasus Larangan Jilbab Berujung Sanksi, Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Direkomendasikan Dihukum Berat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:47 WIT

Bupati Zadrak: Pelajar Tana Toraja Kian Berpeluang Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sinergi Program Pusat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:02 WIT

Ribuan Pelajar Tana Toraja Terima PIP Aspirasi, Eva Stevany Rataba: Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Biaya

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:31 WIT

Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Berhenti, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:45 WIT

Usai Resmikan Gedung UPD, Bupati Tana Toraja Langsung Donorkan Darah untuk Pasien ICU

Berita Terbaru

error: Content is protected !!