Torajachannel.com, Makale Utara–Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (IPeKB), Dewan Pengurus Cabang (DPC) IPeKB Tana Toraja melaksanakan aksi sosial dengan membangun jamban sehat dan layak bagi keluarga berisiko stunting di Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, Jumat (25/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian penyuluh KB terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung program penurunan angka stunting di daerah. Dana untuk pembangunan jamban sehat tersebut berasal dari gotong royong 57 anggota IPeKB Tana Toraja yang tersebar di 19 kecamatan.
Ketua DPC IPeKB Tana Toraja, Adriani Parimba Kadang, S.Sos., menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen IPeKB untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin ulang tahun ke-18 IPeKB ini bermakna dan berdampak. Membangun jamban sehat adalah bentuk kepedulian kami terhadap keluarga yang rentan terhadap stunting,” ujarnya.
Perayaan HUT IPeKB tahun ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Tana Toraja, Ir. Rantelimbong, yang juga merupakan pembina IPeKB.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan semangat para penyuluh KB di bawah naungan IPeKB. Menurutnya, aksi sosial seperti ini merupakan bentuk kepemimpinan sosial yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
“Saya mengapresiasi semangat IPeKB Tana Toraja yang memilih merayakan ulang tahunnya dengan aksi nyata di tengah masyarakat. Ini adalah contoh nyata kerja kolaboratif dalam menurunkan angka stunting dan mendorong pola hidup bersih dan sehat,” tutur Bupati Zadrak.
Dalam momentum ini, Ketua IPeKB juga menyampaikan harapannya agar seluruh penyuluh KB mampu mengimplementasikan lima quick win dari Kementerian PPN/Bappenas, yaitu:
- Genting (Gerakan Tanggap Stunting),
- Tamasya (Temu Aksi Masyarakat Sadar Keluarga),
- Gati (Gerakan Temukan dan Intervensi),
- Sidaya (Sinergi Berdaya Masyarakat), dan
- Super App Keluarga (aplikasi layanan terpadu keluarga).
IPeKB juga didorong untuk terus bersinergi dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, yakni Tana Toraja Masero, demi mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Kolaborasi IPeKB dan pemerintah daerah adalah kunci dalam mewujudkan Tana Toraja yang lebih maju dan bebas stunting,” tutup Adriani. (*)










