Torajachannel.com, Makale–Kejaksaan Negeri Tana Toraja menggelar kegiatan buka puasa bersama dan berbagi takjil pada Kamis (5/3/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, para kepala seksi, staf Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Tamu undangan, serta sejumlah awak media.
Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Frendra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpegawai serta berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan hanya sekadar berbuka puasa bersama, melainkan untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan semoga ibadah puasa kita semua diterima dan diberi kelancaran serta kesehatan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, jajaran Kejaksaan Negeri Tana Toraja terlebih dahulu menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan di depan kantor kejaksaan pada sore hari.
Pembagian takjil tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja bersama para kepala seksi dan sejumlah staf. Mereka turun langsung membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas sebagai bentuk kepedulian dan berbagi berkah di bulan Ramadan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah Ramadan yang dibawakan oleh Achmad Bratanamal.
Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pesan tentang makna puasa sebagai sarana membangun keyakinan kepada Allah SWT sekaligus membentuk pribadi yang adil dan berintegritas.
“Salah satu tujuan utama puasa adalah melahirkan pribadi yang mampu berlaku adil, karena keadilan merupakan sikap yang paling dekat dengan ketakwaan,” katanya
Selain itu, puasa juga mengajarkan umat untuk menahan hawa nafsu, mengendalikan potensi kemaksiatan, ketidakadilan, serta keserakahan dalam diri.
“Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan lisan, amarah, serta mengendalikan hawa nafsu,” ujarnya dalam tausiah tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa puasa mengajarkan umat untuk memiliki rasa simpati dan empati terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan, sehingga nilai-nilai kepedulian sosial dapat terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis : Sandi Nayoan
Editor : Redaksi














