Yayasan MPM Kondoran Tanam 2.200 Pohon dan Gelar Talkshow Lingkungan di Tana Toraja

- Wartawan

Jumat, 6 Juni 2025 - 18:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Tana Toraja–Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Yayasan Motivator Pembangunan Masyarakat (MPM) Kondoran, menggelar aksi tanam 2.200 bibit pohon dan talkshow lingkungan. Kegiatan ini bertujuan menggerakkan kesadaran kaum muda pedesaan di Tana Toraja dan Toraja Utara terhadap isu-isu lingkungan Kamis (5/6/2025).

Yayasan MPM Kondoran, sebuah organisasi berbasis Gereja yang telah berdiri sejak 1987, secara konsisten memfokuskan programnya pada pertanian ekologis, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta pengurangan risiko bencana.

Dengan tema “Green Ambassador: A Youth Movement on Climate Change Mitigation”, acara ini diawali dengan penanaman 2.200 bibit pohon secara simbolis di halaman kantor Yayasan MPM Kondoran Bibit-bibit pohon seperti rambutan, durian, pete, dan manggis ini telah disebar ke 18 komunitas di Tana Toraja dan Toraja Utara untuk ditanam serentak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Natsir Eco School, Yayasan INTAN, GP Ansor, BKPRMI, Pemuda Muhammadiyah, Kelompok Petani Muda RYCAM, PPGT, Pemuda Katolik Tana Toraja, OMK Paroki Makale, GMKI, SMKS SPP St. Paulus Makale, SMAN 5 Tana Toraja, Forum Komunikasi Tallu Lembangna, Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKSP WS Saddang), Gamki, dan GBI Bethany.

Setelah penanaman pohon acara dilanjutkan dengan talkshow yang membahas isu-isu lingkungan.

Para pembicara yang hadir meliputi Direktur Yayasan MPM Kondoran, Ruth Tandi Ramba; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Nirus Nikolas Sakke; serta perwakilan dari Pengurus Pusat PPGT, Pengurus GMKI Tana Toraja, Pengurus Pemuda Katolik Tana Toraja, dan Pengurus Pemuda Muhammadiyah Tana Toraja.

Talkshow dibuka dengan pembacaan pidato Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, yang berfokus pada tema “Hentikan Polusi Plastik”.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran global akan isu lingkungan dan mengajak semua pihak, mulai dari individu hingga pemerintah dan swasta, untuk melakukan aksi nyata dalam pelestarian lingkungan kita harus peduli dan mencintai lingkungan, dimulai dari diri sendiri dan dari hal-hal kecil,” Tegas Ruth Tandi Ramba selalu direktur MPM.

Ruth Tandi Ramba berpesan untuk semua bahwa hendaklah semua peduli dan mencintai lingkungan dengan memulai dari diri sendiri dari hal – hal yang mungkin kelihatan kecil.

Usai talk show yang digelar ini, semua pihak yang hadir yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Toraya peduli lingkungan hidup membuat pernyataan bersama atau seruan yang ditujukan kepada Pemuka Agama, Pemerintah Daerah dan semua pihak yang ingin memanfaatkan sumber saya alam.

Kepada Pemuka Agama, Aliansi ini memberikan 3 poin seruan:

  1. Agar Tokoh Agama sungguh – sungguh terlibat secara aktif dan memberi solusi untuk memelihara alam ciptaan Tuhan
  2.  Agar Tokoh Agama mampu menyuarakan suara Kenabian ketika melihat praktek ekonomi yang merusak lingkungan
  3. Agar Tokoh Agama memberikan peran penting bagi kaum muda dalam berbagai program lingkungan

Kepada Pemda Tana Toraja dan Toraja Utara, Aliansi ini memberikan seruan:

  1. Agar Pemda dua kabupaten ini membuat langkah kongkrit untuk menjaga lingkungan sepanjang aliran sungai di wilayah masing-masing.
  2.  Membuat peraturan daerah (Perda) pengendalian sampah plastik
  3.  Membuat program pembangunan yang rendah emisi dan membuat program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim
  4. Mendukung program untuk menggunakan energi terbarukan yang berkeadilan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat lokal.
  5.  Agar pemerintah mendengar suara masyarakat lokal, kelompok pemuda dan kelompok perempuan serta memastikan keterlibatan mereka dalam setiap pemanfaatan sumber daya alam.

Kepada para pihak yang ingin memanfaatkan sumber daya alam, aliansi ini menyampaikan seruan:

  1.  Pihak yang ingin mengeksplorasi sumber daya alam sungguh – sungguh memperhatikan dan memastikan bahwa aktivitasnya tidak akan menimbulkan dampak negatif yang berkepanjangan terhadap lingkungan dan masyarakat lokal.
  2. Pihak yang ingin mengeksplorasi sumber daya alam membuat program peningkatan kapasitas masyarakat lokal secara sistematis dan terencana agar masyarakat lokal tidak menjadi objek tapi subjek dari pemanfaatan sumber daya alam.

Berita Terkait

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan
BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Pemkab Tana Toraja Terapkan Ganjil-Genap dan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi
Tim Terpadu Selamatkan Rumah Warga yang Dikepung Api, Seorang Pemuda Diamankan Polisi
Pemda Tana Toraja Tak Biarkan Daud Tappi’ Terlunta, Diberi Tempat Tinggal dan Pekerjaan
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkab Tana Toraja Kerahkan Dua Excavator Keruk Sungai Makale
Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57 WIT

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIT

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:05 WIT

BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:31 WIT

Pemkab Tana Toraja Terapkan Ganjil-Genap dan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:18 WIT

Tim Terpadu Selamatkan Rumah Warga yang Dikepung Api, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIT

error: Content is protected !!