Torajachannel.com, Makale–Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja menggelar Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (4/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan transformasi kesehatan dan penilaian kinerja Posyandu beserta kadernya.
Rapat dibuka langsung oleh Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A., didampingi Wakil Bupati Erianto L. Paundanan, S.H., M.H., dan Ketua TP PKK, Dr. Erni Yetti Riman, SKM., M.Kes. Hadir pula pimpinan perangkat daerah, kepala puskesmas, tenaga promkes, Tim Penggerak PKK, serta Pokjanal Posyandu.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Yosefina Rombetasik, S.Si., Apt., menjelaskan bahwa transformasi kesehatan melalui integrasi layanan primer pada Posyandu Era Baru kini berfokus pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang melibatkan lintas sektor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Posyandu sekarang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang SPM, yaitu Kesehatan, Pendidikan, PUPR, PRKP, Trantibmas, dan Sosial. Diharapkan Posyandu Era Baru mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan dasar masyarakat secara cepat, tepat, dan berjenjang,” ujarnya.
Saat ini, Tana Toraja memiliki 358 Posyandu aktif dengan sekitar 3.200 kader. Namun, rata-rata hanya lima kader aktif per Posyandu, yang sebagian besar berasal dari bidang kesehatan. Idealnya, setiap bidang SPM memiliki satu kader khusus agar pelayanan lebih maksimal.
Bupati Zadrak Tombeg dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, dukungan regulasi, serta pemanfaatan teknologi dan validasi data untuk efektivitas program.
“Transformasi ini harus didukung data yang akurat dan pelaporan yang tepat waktu,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antarinstansi, sehingga Posyandu benar-benar menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat di lembang dan kelurahan.
Kegiatan ini dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik bidang kesehatan melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Kabupaten.














