Setubuhi Ponakan, Pria 53 Tahun di Tana Toraja Terancam 12 Tahun Penjara

- Wartawan

Kamis, 14 Juli 2022 - 16:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga setubuhi ponakan, Kakek MTA (53) tahun ditangkap personil Polres Tana Toraja

Diduga setubuhi ponakan, Kakek MTA (53) tahun ditangkap personil Polres Tana Toraja

Torajachannel.com, Tana Toraja— Diduga setubuhi ponakan, Kakek MTA (53) tahun ditangkap personil Polres Tana Toraja.

Terduga pelaku ditangkap dirumahnya di Kecamatan Bittuang, Tana Toraja pada 7 Juli 2022 lalu.

Adapun kronologi kejadian menurut informasi Humas Polres Tana Toraja, Kamis (14/7/2022), bahwa korban MM (18) Tahun berdomisili di Kendari Sulawesi Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban bersama Ibunya, dan adiknya, tinggal sementara di rumah terduga pelaku MTA, dengan hajatan Ibu korban akan menghadiri acara adat selama berada di Toraja.

Kejadian menimpa Korban pada hari Selasa tanggal 5 Juli 2022, siang, Ibu dari korban meninggalkan rumah untuk menghadiri acara adat yang lokasinya cukup jauh dari rumah yang di tempati menumpang sementara.

Yang berada dalam rumah saat itu adalah, Terduga MTA (53 tahun), Korban (18 tahun), Anak Tiri dari terduga (Patra), dan adik dari korban yang berusia 16 tahun.

Saat itu, Korban sedang memasak makanan untuk di makan siang bersama, usai makan, timbul niat dari Terduga MTA untuk berbuat tidak senonoh terhadap Korban.

Untuk memuluskan aksinya, Terduga MTA, menyuruh anak tirinya untuk pergi ke acara Praya yang berlangsung di Bittuang, kemudian menyuruh adik korban untuk beli gula pasir di luar rumah.

Saat anak tirinya, dan adik korban sudah meninggalkan rumah, terduga MTA bergegas mendatangi korban yang saat itu sedang berbaring di depan televisi.

Terduga MTA langsung menyeret korban untuk masuk kedalam kamar, awalnya Korban lakukan perlawanan, korban masih sempat berpegang pada sebuah tiang rumah untuk menahan dirinya agar tidak terseret masuk dalam kamar.

Namun, tenaga dari korban tidak sebanding dengan tenaga dari terduga MTA.

Terduga MTA tetap melakukan upaya dengan memegang kedua tangan korban, sehingga korban tidak berdaya, dan akhirnya Terduga Pelaku MTA pun berhasil melakukan perbuatan menyetubuhi korban.

Usai menyetubuhi Korban, Terduga MTA bergegas meninggalkan rumah menuju ke kebunnya.

Korban kemudian melaporkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Tana Toraja, pada hari Kamis tanggal 7 Juli 2022.

Terduga langsung diamankan bersama barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat melakukan aksinya.

Terduga kini ditahan di rumah tahanan Polres Tana Toraja dan di jerat pasal 285 KUHP, dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Untuk diketahui, terduga MTA berstatus menikah dan memiliki istri.

Saat kejadian, Istri dari pelaku sedang tidak berada di rumah, istrinya sedang berada di Pinrang, menghadiri sebuah acara.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Tana Toraja AKBP. Juara Silalahi, SIK, MH, ungkapkan rasa prihatin terhadap kejadian yang menimpa Korban.

” Sebagai seorang Pengayom, saya turut prihatin terhadap apa yang menimpa Korban, semoga kejadian tersebut jangan terulang lagi, mari kita lindungi anak – anak kita dari segala bentuk kekerasan atau pun kejadian memilukan seperti ini, saya harap agar para orang tua, para rohaniawan, aparat – aparat pemerintah maupun pihak – pihak terkait, agar peduli dengan masa depan anak – anak kita, Stop Kekerasan dan Kejadian – Kejadian Tragis, Lindungi Anak Generasi Penerus Perjuangan Bangsa “. Pinta Juara Silalahi, SIK, MH, Kapolres Tana Toraja.

Berita Terkait

Tak Lagi Menumpuk, Sampah di TPA Tana Toraja Kini Dipilah dan Didaur Ulang
Pemkab Tana Toraja Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, Pangkalan Nakal Terancam Ditindak
Perumda Tirta Buisun Bantah Isu Pungli Sambungan Air, Direktur Minta Warga Laporkan Jika Ada Bukti
Resmi, Bupati Tana Toraja Jatuhkan Hukuman Disiplin Berat kepada Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng
MPLS Digelar di Tengah Proyek, Gedung Sekolah Rakyat Tana Toraja Belum Rampung
Kasus Larangan Jilbab Berujung Sanksi, Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Direkomendasikan Dihukum Berat
Bupati Zadrak: Pelajar Tana Toraja Kian Berpeluang Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sinergi Program Pusat
Ribuan Pelajar Tana Toraja Terima PIP Aspirasi, Eva Stevany Rataba: Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Biaya

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:38 WIT

Tak Lagi Menumpuk, Sampah di TPA Tana Toraja Kini Dipilah dan Didaur Ulang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:54 WIT

Pemkab Tana Toraja Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, Pangkalan Nakal Terancam Ditindak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:45 WIT

Perumda Tirta Buisun Bantah Isu Pungli Sambungan Air, Direktur Minta Warga Laporkan Jika Ada Bukti

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:49 WIT

MPLS Digelar di Tengah Proyek, Gedung Sekolah Rakyat Tana Toraja Belum Rampung

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:03 WIT

Kasus Larangan Jilbab Berujung Sanksi, Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Direkomendasikan Dihukum Berat

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Tak Lagi Menumpuk, Sampah di TPA Tana Toraja Kini Dipilah dan Didaur Ulang

Kamis, 6 Agu 2026 - 06:38 WIT

Berita Toraja Utara

Tiga Tahun Kasus Stoner Tak Berujung, Desakan Evaluasi Penanganan Menguat

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:46 WIT

error: Content is protected !!