MPLS Digelar di Tengah Proyek, Gedung Sekolah Rakyat Tana Toraja Belum Rampung

- Wartawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com,Mengkendek—Sekolah Rakyat 1 Kabupaten Tana Toraja resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat, 31 Juli 2026.

Namun, kegiatan yang menjadi penanda dimulainya tahun ajaran baru itu berlangsung di tengah proyek pembangunan yang belum selesai.

Pantauan di Gedung Sekolah Rakyat di Kecamatan Mengkendek menunjukkan pekerjaan konstruksi masih berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pekerja tampak menyelesaikan berbagai bagian bangunan, sementara material bangunan masih berserakan di sejumlah titik.

Kondisi itu memperlihatkan kompleks sekolah belum sepenuhnya siap digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.

Meski demikian, pemerintah tetap menggelar Open House dan MPLS sebagai tahapan awal sebelum sekolah mulai beroperasi penuh.

Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, yang membuka kegiatan tersebut menyebut kehadiran Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat yang akan membuka akses pendidikan bagi masyarakat.

Terima kasih kepada Bapak Presiden karena telah menghadirkan Sekolah Rakyat di Tana Toraja,kata Zadrak dalam sambutannya.

Ia meminta para peserta didik memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya.

Belajarlah dengan baik dan manfaatkan semaksimal mungkin seluruh fasilitas yang telah disiapkan,” ujarnya.

Di sisi lain, kegiatan MPLS belum diikuti dengan dimulainya proses belajar mengajar. Kepala Sekolah Rakyat Tana Toraja, Lestari R.A., mengatakan pembelajaran efektif masih menunggu jadwal dari Kementerian Sosial.

Itu dijadwalkan Kemensos efektifnya nanti tanggal 31 Agustus,” ujar Lestari.

Menurut dia, siswa yang mengikuti MPLS terdiri atas calon siswa baru dan siswa lama. Setelah mengikuti kegiatan pengenalan, para siswa tidak langsung menetap di sekolah.

“Siswa yang hadir saat ini adalah calon siswa baru dan juga siswa lama. Siswa lama akan kembali ke tempat rintisan, sementara siswa baru kembali dulu ke rumah masing-masing sampai kami menentukan waktu yang tepat untuk melanjutkan MPLS,” katanya.

Pelaksanaan MPLS di tengah pembangunan yang belum tuntas menjadi gambaran bahwa operasional Sekolah Rakyat di Tana Toraja masih berada dalam tahap transisi. Dengan waktu kurang dari satu bulan menuju jadwal pembelajaran pada 31 Agustus 2026, penyelesaian gedung dan fasilitas pendukung menjadi pekerjaan yang harus dikebut agar target operasional tidak bergeser.

BACA JUGA :  Pemkab Tana Toraja Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK, Siap Diperiksa

Jika pembangunan tidak rampung sesuai jadwal, maka kesiapan Sekolah Rakyat memasuki tahun ajaran perdana akan bergantung pada percepatan penyelesaian proyek dalam beberapa pekan ke depan.

BACA JUGA :  Pemkab Tana Toraja Dukung Pengendalian Inflasi Jelang HBKN Iduladha 2026

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kasus Larangan Jilbab Berujung Sanksi, Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Direkomendasikan Dihukum Berat
Bupati Zadrak: Pelajar Tana Toraja Kian Berpeluang Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sinergi Program Pusat
Ribuan Pelajar Tana Toraja Terima PIP Aspirasi, Eva Stevany Rataba: Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Biaya
Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Minta Maaf Soal Larangan Jilbab, Dinas Pendidikan: Proses Tetap Berjalan
Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Berhenti, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru
Usai Resmikan Gedung UPD, Bupati Tana Toraja Langsung Donorkan Darah untuk Pasien ICU
RSUD Lakipadada Makin Naik Kelas, Lima Gedung Baru Diresmikan
Pemkab Tana Toraja Tutup Pengerukan Pasir Ilegal di Sungai Sandabilik

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:49 WIT

MPLS Digelar di Tengah Proyek, Gedung Sekolah Rakyat Tana Toraja Belum Rampung

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:03 WIT

Kasus Larangan Jilbab Berujung Sanksi, Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Direkomendasikan Dihukum Berat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:47 WIT

Bupati Zadrak: Pelajar Tana Toraja Kian Berpeluang Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sinergi Program Pusat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:02 WIT

Ribuan Pelajar Tana Toraja Terima PIP Aspirasi, Eva Stevany Rataba: Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Biaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:37 WIT

Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Minta Maaf Soal Larangan Jilbab, Dinas Pendidikan: Proses Tetap Berjalan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!