Eksekusi Tongkonan Dinilai Abaikan Kearifan Lokal, DPRD Tana Toraja Angkat Bicara

- Wartawan

Jumat, 15 Agustus 2025 - 09:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksekusi Tongkonan Dinilai Abaikan Kearifan Lokal, DPRD Tana Toraja Angkat Bicara

Eksekusi Tongkonan Dinilai Abaikan Kearifan Lokal, DPRD Tana Toraja Angkat Bicara

Torajachannel.com, Makale–Langkah eksekusi terhadap Tongkonan Ka’pun di Kelurahan Ratte Kurra, Kecamatan Kurra, memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja.

Ketua Komisi I DPRD Tana Toraja, Medi Sura Matasak, menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap nilai-nilai adat yang semestinya menjadi jalur utama dalam menyelesaikan konflik tanah, khususnya yang menyangkut simbol budaya seperti Tongkonan.

“Tongkonan itu bukan sekadar bangunan, melainkan warisan leluhur dan simbol identitas orang Toraja. Jika ada konflik, seharusnya diselesaikan melalui mekanisme adat terlebih dahulu,” ujar Medi kepada wartawan, Kamis (14/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Medi menegaskan, penyelesaian masalah lewat jalur hukum tanpa melibatkan tokoh adat, kepala lembang, maupun pihak kecamatan, mencerminkan krisis penghargaan terhadap kearifan lokal.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Tana Toraja Serahkan LKPJ Tahun 2021 ke DPRD

Ia menyesalkan praktik-praktik yang menggeser peran adat dalam kehidupan masyarakat Toraja.

“Kalau Tongkonan bisa dieksekusi begitu saja, apa lagi yang tersisa dari budaya kita,” pungkasnya.

Sebagai bentuk penolakan, Lembaga Adat Toraja menggelar ritual Ma’sossoran Rengnge’ di Tongkonan Ka’pun, Selasa (12/8/2025).

BACA JUGA :  Kendaraan Dinas Usang Habiskan Anggaran, DPRD Minta Tindakan Tegas

Ritual ini menjadi simbol perlawanan adat terhadap keputusan hukum yang dinilai tidak menghormati akar budaya dan tradisi Toraja.

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg Hadiri Perayaan Hari Jadi ke-66 Kota Enrekang
Krisis Tenaga Medis di Tana Toraja: Hanya Ada 27 Dokter untuk 100 Ribu Warga, Obat Senilai Rp 708 Juta Kedaluwarsa!
Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja 2025 Resmi Terbentuk, Yusuf Pangarooan Ditunjuk Jadi Ketua
Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus
Bupati Tana Toraja Tinjau Kondisi Pasar Rantetayo, Tekankan Kebersihan dan Kenyamanan
DPRD Tana Toraja Keluarkan Rekomendasi Resmi Tolak Eksplorasi Geotermal
DPRD Tana Toraja Gelar RDP Bersama KONI, Bahas Pengembangan Olahraga hingga Bonus Atlet
Ketua DPRD Tana Toraja Respons Aksi Mahasiswa, Ranperda RTRW Siap Dievaluasi

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:12 WIT

Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg Hadiri Perayaan Hari Jadi ke-66 Kota Enrekang

Rabu, 8 April 2026 - 17:32 WIT

Krisis Tenaga Medis di Tana Toraja: Hanya Ada 27 Dokter untuk 100 Ribu Warga, Obat Senilai Rp 708 Juta Kedaluwarsa!

Senin, 6 April 2026 - 18:07 WIT

Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja 2025 Resmi Terbentuk, Yusuf Pangarooan Ditunjuk Jadi Ketua

Senin, 30 Maret 2026 - 13:28 WIT

Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus

Senin, 30 Maret 2026 - 11:33 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Kondisi Pasar Rantetayo, Tekankan Kebersihan dan Kenyamanan

Berita Terbaru

Rakor Pencegahan Korupsi, Pelayanan Publik, Pertanahan, ATR BPN, Tana Toraja

Berita Pemerintah

Komitmen Berantas Korupsi, Pemkab Tana Toraja Ikuti Rakor ATR/BPN se-Sulsel

Kamis, 30 Apr 2026 - 12:14 WIT

error: Content is protected !!