Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi untuk Dokter dan Bidan di Tana Toraja, Gabungkan Pembelajaran Daring dan Praktik Lapangan

- Wartawan

Senin, 7 Juli 2025 - 21:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi bagi Dokter dan Bidan yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pelatihan ini dilaksanakan secara blended learning, yaitu memadukan pembelajaran jarak jauh secara daring dengan pertemuan tatap muka (klasikal) selama total 14 hari.

Rangkaian kegiatan pelatihan ini terdiri atas dua tahap, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Tahap Daring: Dilaksanakan pada 23 Juni hingga 3 Juli 2025 selama delapan hari di lokasi masing-masing peserta.

  2. Tahap Klasikal: Dilaksanakan pada 7 hingga 12 Juli 2025 selama enam hari, yang terbagi menjadi dua hari pembelajaran materi dan praktik di Swiss-Belhotel Makassar, serta empat hari praktik lapangan di Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Bd. Sukmawati, Makassar.

BACA JUGA :  Tana Toraja Luncurkan Posyandu Era Baru di Lima Lokus Percontohan Tahun 2025

Pelatihan ini bertujuan untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dalam memberikan pelayanan kontrasepsi di fasilitas pelayanan kesehatan.

BACA JUGA :  Pemkab Tana Toraja Gelar Pemeriksaan Kesehatan Massal untuk ASN dan Non-ASN

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak dokter dan bidan yang terampil dalam memberikan konseling, pelayanan kontrasepsi, serta mampu menangani berbagai permasalahan yang mungkin timbul akibat penggunaan alat kontrasepsi, khususnya di Kabupaten Tana Toraja.

Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis, pelatihan ini juga menjadi ajang bertukar pengalaman dan masukan antartenaga kesehatan demi tercapainya peningkatan mutu pelayanan kontrasepsi yang lebih baik ke depan.

Berita Terkait

Krisis Tenaga Medis di Tana Toraja: Hanya Ada 27 Dokter untuk 100 Ribu Warga, Obat Senilai Rp 708 Juta Kedaluwarsa!
Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja 2025 Resmi Terbentuk, Yusuf Pangarooan Ditunjuk Jadi Ketua
Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus
Bupati Tana Toraja Tinjau Kondisi Pasar Rantetayo, Tekankan Kebersihan dan Kenyamanan
DPRD Tana Toraja Keluarkan Rekomendasi Resmi Tolak Eksplorasi Geotermal
DPRD Tana Toraja Gelar RDP Bersama KONI, Bahas Pengembangan Olahraga hingga Bonus Atlet
Ketua DPRD Tana Toraja Respons Aksi Mahasiswa, Ranperda RTRW Siap Dievaluasi
DPRD Tana Toraja Gulirkan Ranperda Inisiatif Perombakan Struktur OPD, Fokus Efisiensi dan Optimalisasi Kinerja

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 17:32 WIT

Krisis Tenaga Medis di Tana Toraja: Hanya Ada 27 Dokter untuk 100 Ribu Warga, Obat Senilai Rp 708 Juta Kedaluwarsa!

Senin, 6 April 2026 - 18:07 WIT

Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja 2025 Resmi Terbentuk, Yusuf Pangarooan Ditunjuk Jadi Ketua

Senin, 30 Maret 2026 - 13:28 WIT

Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus

Senin, 30 Maret 2026 - 11:33 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Kondisi Pasar Rantetayo, Tekankan Kebersihan dan Kenyamanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:21 WIT

DPRD Tana Toraja Keluarkan Rekomendasi Resmi Tolak Eksplorasi Geotermal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!