Anak SD di Tana Toraja Nyaris Diculik, Begini Modus Pelaku

- Wartawan

Selasa, 13 September 2022 - 17:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SA (9) tahun , anak Sekolah Dasar Negeri di Tana Toraja nyaris diculik orang tidak dikenal saat pulang sekolah.

SA (9) tahun , anak Sekolah Dasar Negeri di Tana Toraja nyaris diculik orang tidak dikenal saat pulang sekolah.

Torajachannel.com, Tana Toraja–SA (9) tahun , anak Sekolah Dasar Negeri di Tana Toraja nyaris diculik orang tidak dikenal saat pulang sekolah.

Kejadian dialami korban SA terjadi pada hari Sabtu tanggal 10 September 2022 pukul 12.00 wita, di sekitaran Burake, Kecamatan Makale, Tana Toraja.

BACA JUGA :  Tanggapan Kapolres Tana Toraja Terkait Maraknya Info Penculikan Anak

Informasi yang di peroleh dari Polres Tana Toraja, Selasa (13/9/2022) bahwa SA memberikan keterangan secara lugas, menyebutkan bahwa ada seseorang yang membuntutinya sejak pulang dari sekolah, awalnya dia bertiga dengan temannya, namun pada saat sudah berpisah, ( korban sendirian ), seseorang yang tidak di kenali menggunakan sepeda motor, menghampiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lelaki yang tidak di kenali ini, menanyakan ke korban mau kemana, dan meyakinkan korban bahwa dia kenal orang tua korban, selanjutnya lelaki ini menawarkan kepada korban untuk di antar pulang kerumahnya dengan menggunakan motor.

BACA JUGA :  Viral di Sosial Media, Polisi Dalami Dugaan Penculikan Anak di Buntu Pepasan

Namun, Korban SA, menolak tawaran lelaki tesebut, dan tetap berjalan, kemudian lelaki tadi menawarkan gula-gula kepada korban agar menuruti kemauannya, namun kembali lagi korban SA bersikeras menolak.

Selanjutnya, lelaki tersebut berusaha menangkap korban, namun korban berlari kencang menuju ke rumahnya yang kebetulan sudah dekat sambil berteriak “ Pencuri, pencuri, pencuri”.

BACA JUGA :  Viral di Sosial Media, Polisi Dalami Dugaan Penculikan Anak di Buntu Pepasan

Kebetulan pula, ada beberapa orang yang sedang berada di rumah korban, sehingga korban dapat berlindung.

Melihat banyak orang, dan teriakan dari korban, lelaki yang tidak di kenal tersebut memutar haluan kendaraan motornya, dan bergegas meninggalkan TKP.

BACA JUGA :  Tanggapan Kapolres Tana Toraja Terkait Maraknya Info Penculikan Anak

Ciri-ciri pelaku, di sebutkan oleh Korban SA, lelaki, menggunakan sepeda motor agak tua, menggunakan masker, dan berjaket hitam yang dilengan jaket itu ada warna merah tua.

Kutipan keterangan diatas, berdasarkan hasil tanya jawab dari Aipda Donnie Sendana (personil sat samapta) dengan korban SA, umur 9 tahun, bertempat di sekolah korban, didampingi oleh kepala sekolah. “Kata Kasat Samapta ”

BACA JUGA :  Tanggapan Kapolres Tana Toraja Terkait Maraknya Info Penculikan Anak

Atas kejadian ini, Kasat Samapta AKP. Gunarni Munda, SH, yang merespon informasi ini dengan langsung datang menyambangi korban SA di sekolahnya, memberikan himbauan agar kiranya para orang tua siswa / dan wali serta masyarakat agar berhati-hati, untuk lebih pro aktif mengawasi dan menjaga anaknya agar kejadian ini tidak terulang lagi yang dampaknya meresahkan masyarakat.

BACA JUGA :  Viral di Sosial Media, Polisi Dalami Dugaan Penculikan Anak di Buntu Pepasan

“ Kami himbau, anak- anak kita di jaga dengan baik, jangan biarkan anak – anak itu pulang sendiri, apalagi yang masih usia dini seperti korban SA (9 thn), sekiranya para orang tua, atau pun keluarganya yang datang sendiri menjemput anak saat pulang sekolah, pastikan anak anak kita pulang dengan selamat sampai di rumah, jangan di biarkan pulang sendiri, itu berbahaya baginya, bahaya itu bukan hanya dari upaya orang tak dikenal, tapi bisa juga datangnya dari kecelakaan saat anak kita berada di atas jalan raya “lanjutnya”

BACA JUGA :  Tanggapan Kapolres Tana Toraja Terkait Maraknya Info Penculikan Anak

Sementara terkait pelaku menurut Kasat Samapta akan didalami oleh pihaknya bersama Reskrim polres Tana Toraja

Berita Terkait

Diikuti 40 Tim, Gerindra Cup Berakhir! Zadrak Targetkan Jadi Agenda Tahunan
RSUD Lakipadada Buka Suara soal Dugaan Dokter Berkata Kasar kepada Pasien, Investigasi Berjalan
Pria 34 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Makale, Polisi Lakukan Olah TKP
Bupati Zadrak Lantik 14 Pejabat Fungsional, CPNS Formasi IPDN Resmi Jadi PNS
Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar
Sekda Tana Toraja Turun Pantau SPBU Kasimpo, Ganjil-Genap BBM Jadi Perhatian
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan
BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:33 WIT

Diikuti 40 Tim, Gerindra Cup Berakhir! Zadrak Targetkan Jadi Agenda Tahunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:09 WIT

RSUD Lakipadada Buka Suara soal Dugaan Dokter Berkata Kasar kepada Pasien, Investigasi Berjalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:53 WIT

Pria 34 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Makale, Polisi Lakukan Olah TKP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:30 WIT

Bupati Zadrak Lantik 14 Pejabat Fungsional, CPNS Formasi IPDN Resmi Jadi PNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57 WIT

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!