Torajachannel.com, Makale– Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Some, SP, MM, menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Pasar Seni Makale, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja tersebut dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai langkah strategis menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2026.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar. Sejumlah komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP, gula pasir, tepung terigu, mentega, telur, hingga aneka sayur-sayuran segar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih murah dan terjangkau.
“Pemerintah berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Some, SP, MM, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Idul Adha.
Kegiatan berlangsung ramai dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga terlihat memadati area Pasar Seni Makale untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ekonomis.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus menjadi solusi dalam menjaga keterjangkauan harga pangan serta memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi














