4 Fakta Tentang Bupati Bogor yang Ditangkap KPK

- Wartawan

Rabu, 27 April 2022 - 21:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

4 Fakta Tentang Bupati Bogor yang Ditangkap KPK

4 Fakta Tentang Bupati Bogor yang Ditangkap KPK

Bupati Bogor Ade Yasin tertangkap tangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK itu dilakukan sejak tanggal 26-27 April 2022.

Selain Ade, KPK juga mengamankan sejumlah pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK menjelaskan, penangkapan Bupati Ade Yasin itu terkait dugaan kasus suap. Berikut ini fakta lengkapnya:

1. KPK amankan sejumlah uang

Dalam OTT Bupati Ade Yasin, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang.

“Benar, KPK telah mengamankan beberapa pihak dan sejumlah uang serta barang bukti lainnya,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Rabu (27/4/2022).

Bupati Ade Yasin dan beberapa pihak yang diamankan segera menjalani pemeriksaan.

2. Diduga terlibat suap

Sementara itu, penangkapan itu diduga terkait dugaan suap.

Namun demikian, KPK masih mendalami kasus tersebut dan belum mengungkapkan detail penyuapan. “Setelah selesai nanti akan kami sampaikan detail kasusnya,” ucap dia.

Senada, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri juga menjelaskan, penangkapan Bupati Ade Yasin dan beberapa pihak dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwaklian Jawa Barat adalah terkait suap.

“Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap,” ucap Ali.

3. Sosok Bupati Ade Yasin

Bupati Ade Yasin (53), memiliki nama lengkap Ade Munawaroh Yasin SH MH adlaah adik kandung dari mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin.

Rachmat menjabat sebagai Bupati Bogor sejak 30 Desember 2018.

Ade Yasin terpilih sebagai Bupati Bogor pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Bogor 2018 bersama calon wakil bupati, Iwan Setiawan.

Saat itu pasangan Ade-Iwan didukung oleh tiga partai politik, yakni PPP, PKB, dan Partai Gerindra, mereka mendapat nomor urut 2.

Ade Yasin terpilih sebagai Bupati Bogor dengan suara terbanyak berjumlah 912.221 suara atau 41,12 persen mengalahkan empat pasangan calon lainnya.

Bupati Bogor Ade Yasin melarang jajarannya menerima segala bentuk gratifikasi hari raya atau alasan penanganan Covid-19.

4. Larang pejabat terima gratifikasi

Sebelum terkena OTT KPK, Bupati Ade sempat melarang jajarannya menerima gratifikasi terkait hari raya.

Instruksi Bupati Ade Yasin itu dikeluarkan melalui surat edaran tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian gratifikasi Terkait Hari Raya.

“Wajib menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dengan tidak melakukan permintaan, pemberian dan penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya,” kata Ade Yasin, Senin (25/4/2022).

Dia menjelaskan, hal ini dikaitkan dengan ketentuan Pasal 12 B dan Pasal 12 C Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berita Terkait

Warga Kelurahan Pasang Gelar Panen Raya Wortel, Bupati Tana Toraja Hadir Berikan Dukungan
Pemda Tana Toraja Tegaskan Komitmen Penguatan Profesi Guru pada Peringatan HGN 2025
Makale Selatan Dorong Layanan PAUD HI yang Lebih Komprehensif
Revisi RTRW Tana Toraja Masuk Babak Akhir, Penandatanganan IPPR Jadi Sinyal Penguatan Kepastian Ruang
IPPR Tana Toraja Resmi Diverifikasi, Bupati Zadrak Teken Berita Acara di Jakarta
Belajar dari Desa, Program Immersi Siswa SMA Gamaliel di Tana Toraja
Massa CLAT Desak Partai Gelora Tindak Tegas Anggota DPRD Tana Toraja
Pemkab Tana Toraja Bersinergi dengan Kejari dan BPJS Ketenagakerjaan Wujudkan Kesejahteraan Pekerja

Berita Terkait

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:13 WIT

Warga Kelurahan Pasang Gelar Panen Raya Wortel, Bupati Tana Toraja Hadir Berikan Dukungan

Selasa, 25 November 2025 - 22:51 WIT

Pemda Tana Toraja Tegaskan Komitmen Penguatan Profesi Guru pada Peringatan HGN 2025

Senin, 17 November 2025 - 23:21 WIT

Makale Selatan Dorong Layanan PAUD HI yang Lebih Komprehensif

Senin, 17 November 2025 - 23:14 WIT

Revisi RTRW Tana Toraja Masuk Babak Akhir, Penandatanganan IPPR Jadi Sinyal Penguatan Kepastian Ruang

Senin, 17 November 2025 - 23:11 WIT

IPPR Tana Toraja Resmi Diverifikasi, Bupati Zadrak Teken Berita Acara di Jakarta

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Bupati Tana Toraja Lantik Kepala Lembang Rano Tengah Antar Waktu Tahun 2025

Jumat, 9 Jan 2026 - 09:39 WIT

error: Content is protected !!