Penjelasan Plt Kepala Dinas Tator Soal Ibu Melahirkan dalam Perjalanan di Simbuang

- Wartawan

Senin, 13 Mei 2024 - 06:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Tana Toraja–Sebuah peristiwa tragis terjadi saat seorang ibu harus melahirkan dalam perjalanan dari Puskesmas Lekke, Kecamatan Simbuang, menuju Makale. Kejadian ini dipicu oleh kondisi akses jalan provinsi yang tak bisa dilalui kendaraan roda empat akibat tertutup material longsor.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, Yosepin Rombetasik, memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut melalui akun Instagram resmi Pemkab Tana Toraja @tanatorajakab pada Senin (13/05/2024).

Menurut Polina, kejadian bermula saat pada tanggal 27 April 2024 lalu, sang ibu datang ke Puskesmas Lekke untuk mengikuti kegiatan Posyandu. Hasil pemeriksaan oleh bidan setempat menunjukkan bahwa janin yang dikandung ibu tersebut berada dalam posisi melintang di dalam perutnya, sehingga bidan merujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Makale agar dapat memberikan perawatan yang optimal.

Namun, ibu tersebut menolak merujuk dengan alasan khawatir mengenai lamanya waktu yang harus dihabiskan di kota. Pada Sabtu, 11 Mei 2024, ibu tersebut kembali mengunjungi Puskesmas Lekke (Puskesmas Rawat Inap) dengan keluhan sakit yang lebih serius. Dilakukan pemeriksaan USG dan ditemukan bahwa janin masih berada dalam posisi melintang, bukan posisi kepala yang ideal di bawah.

Bidan dan perawat melakukan konsultasi melalui video call dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RSUD Lakipadada, yang menyarankan agar pasien segera dirujuk. Meskipun direkomendasikan untuk dirujuk ke Polewali, kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan roda empat antara Petarian dan Leppan membuat keluarga memutuskan untuk menggunakan ambulance hingga Petarian, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda dua.

BACA JUGA :  Angka Stunting di Tator 2024 Berdasarkan E-PPGBM Hanya 13,15 Persen

Di tengah perjalanan, kondisi ibu semakin memburuk. Bidan dan perawat yang mendampingi melakukan pemeriksaan dan menemukan bahwa lutut bayi sudah mulai terlihat. Meskipun dilakukan tindakan medis segera, bayi lahir dalam keadaan asfiksia berat dan akhirnya meninggal dunia. Atas permintaan keluarga, ibu tersebut segera dibawa kembali ke Puskesmas Lekke untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Proses evakuasi material longsor yang menutup beberapa titik jalan poros Simbuang-Mappak saat ini sedang dalam proses oleh Dinas PUTR Tana Toraja dan Balai Besar Provinsi Sulsel.

Berita Terkait

32 Tim SMP Adu Kekuatan di Futsal Cup 1 SMK Kristen Pelangi, Ini Daftar Juara
Diikuti 40 Tim, Gerindra Cup Berakhir! Zadrak Targetkan Jadi Agenda Tahunan
RSUD Lakipadada Buka Suara soal Dugaan Dokter Berkata Kasar kepada Pasien, Investigasi Berjalan
Pria 34 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Makale, Polisi Lakukan Olah TKP
Bupati Zadrak Lantik 14 Pejabat Fungsional, CPNS Formasi IPDN Resmi Jadi PNS
Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan
BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:19 WIT

32 Tim SMP Adu Kekuatan di Futsal Cup 1 SMK Kristen Pelangi, Ini Daftar Juara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:09 WIT

RSUD Lakipadada Buka Suara soal Dugaan Dokter Berkata Kasar kepada Pasien, Investigasi Berjalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:53 WIT

Pria 34 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Makale, Polisi Lakukan Olah TKP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:30 WIT

Bupati Zadrak Lantik 14 Pejabat Fungsional, CPNS Formasi IPDN Resmi Jadi PNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57 WIT

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!