Soroti Pengelolaan Hutan Pinus DPRD Tana Toraja Kunjungan ke Dinas LHK Sulsel

- Wartawan

Selasa, 4 Juni 2024 - 12:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Tana Toraja–Komisi III DPRD Tana Toraja melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sulawesi Selatan pada Senin (3/6/2024) untuk membahas pengelolaan hutan pinus dan menyampaikan beberapa masalah yang ada.

Rombongan DPRD Tana Toraja, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Welem Sambolangi, Ketua Komisi III Kendek Rante, serta anggota Komisi III lainnya, diterima oleh Mohammad Yunan, Kepala Bidang Perlindungan dan Pengawasan Hutan Dinas LHK Sulsel.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi III DPRD Tana Toraja meminta strategi pengawasan yang lebih baik serta penertiban dalam pengelolaan hutan. Mereka juga mengeluhkan operasi perusahaan mitra PKSO dan Perhutanan Sosial yang menyebabkan kerusakan serta meningkatkan risiko bencana.

BACA JUGA :  SPBU Mandetek Disanksi, Komisi II DPRD Tator : Kedepan Kami Akan Pantau

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Welem Sambolangi menyoroti bahwa ada tiga perusahaan—PT Inhutani I, PT KHBL, dan CV Melia—yang melakukan penyadapan getah pinus di Tana Toraja. Pengawasan dari KPH Saddang I dinilai kurang maksimal, sehingga berpotensi menyebabkan kematian pohon pinus. Selain itu, perusahaan-perusahaan ini tidak melakukan penanaman kembali, yang mengancam kelestarian hutan dan lingkungan serta membahayakan warga sekitar.

BACA JUGA :  Reses di Mengkendek, Nico Mangera Minta Masyarakat Sampaikan Keluhan dan Usulan

Welem Sambolangi juga menekankan perlunya peningkatan persentase dana bagi hasil untuk pemerintah daerah, mengingat potensi pengelolaan hutan di Tana Toraja yang besar sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menanggapi hal tersebut, Dinas LHK Sulsel berjanji akan memberikan perhatian lebih dan meminta Pemerintah Kabupaten Tana Toraja untuk mempersiapkan regulasi terkait Perizinan Berusaha Pengelolaan Hutan, termasuk penarikan retribusi. Penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan sarana jalan juga diizinkan dengan dasar perizinan dari Gubernur sesuai dengan volume dan panjang jalan, jelas Yunan.

Berita Terkait

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan
BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Pemkab Tana Toraja Terapkan Ganjil-Genap dan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi
Tim Terpadu Selamatkan Rumah Warga yang Dikepung Api, Seorang Pemuda Diamankan Polisi
Pemda Tana Toraja Tak Biarkan Daud Tappi’ Terlunta, Diberi Tempat Tinggal dan Pekerjaan
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkab Tana Toraja Kerahkan Dua Excavator Keruk Sungai Makale
Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57 WIT

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIT

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:05 WIT

BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:31 WIT

Pemkab Tana Toraja Terapkan Ganjil-Genap dan Batasi Pembelian BBM Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:18 WIT

Tim Terpadu Selamatkan Rumah Warga yang Dikepung Api, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIT

error: Content is protected !!