Torajachannel.com, Makale–Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026 resmi digelar di Gedung Tammuan Mali, Makale, Selasa (7/4/2026).


Seleksi ini menjadi tahapan krusial dalam menjaring pelajar terbaik yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan transparan, objektif, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Bupati memberikan penekanan khusus kepada seluruh peserta agar mengedepankan disiplin, integritas, serta semangat nasionalisme selama mengikuti setiap tahapan seleksi.
“Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris, tetapi simbol kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme. Karena itu, peserta harus menunjukkan karakter terbaik, bukan hanya kemampuan fisik,” ujar Zadrak.
Seleksi Paskibraka 2026 diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah di Tana Toraja. Mereka akan melewati sejumlah tahapan ketat, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, seleksi parade, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian.
Bupati juga mengingatkan panitia agar menjaga kualitas seleksi, sehingga peserta yang terpilih benar-benar merupakan putra-putri terbaik daerah yang layak mengemban tugas sebagai pengibar bendera pusaka.
Berdasarkan data, total kebutuhan Paskibraka Tana Toraja tahun 2026 sebanyak 74 orang, terdiri dari 47 putra dan 27 putri. Seluruh peserta diharapkan mampu mengikuti setiap tahapan dengan maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui seleksi ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki mental kuat, berintegritas, serta berjiwa nasionalis tinggi.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi














