Torajachannel.com, Makale —Perempuan dinilai memegang peran penting dalam membendung munculnya berbagai persoalan sosial yang berawal dari lingkungan keluarga. Ketua Tim Penggerak PKK Tana Toraja, Dr. Erny Yetti, menyebut keluarga sebagai benteng pertama dalam membentuk karakter sekaligus mencegah munculnya penyakit sosial di tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Erny saat memberikan ucapan selamat pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) V Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) di Makale, Tana Toraja.
Di hadapan ratusan utusan dari 100 klasis yang hadir dari berbagai daerah, Erny mengatakan keluarga merupakan fondasi utama kehidupan masyarakat. Ia menyebut keluarga sebagai “gereja kecil” yang menjadi tempat pertama pembentukan karakter dan nilai kehidupan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Erny, posisi perempuan, terutama ibu rumah tangga, menjadi krusial dalam proses tersebut. Pembinaan di dalam keluarga, kata dia, tidak boleh dilakukan secara keliru karena keluarga menjadi lingkungan pertama yang membentuk perilaku anak dan anggota keluarga lainnya.
“Kita akan senantiasa membangun kemitraan dan sinergi bersama. Kesuksesan keluarga sangat bergantung pada peran penting seorang ibu rumah tangga. Terima kasih kepada PWGT yang terus membina kaum perempuan dan ibu rumah tangga. Keteguhan dalam iman serta bertumbuh dalam Kristus hendaknya terus menjadi semangat yang dibangun,” ujarnya.
Erny mengatakan TP-PKK Tana Toraja terbuka untuk terus bermitra dengan PWGT. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan perempuan serta mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Selain ketahanan keluarga, Erny menyinggung peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi. Sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tana Toraja, ia mengingatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tidak mengabaikan kejujuran dalam menjalankan usaha.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Raker V PWGT di Tana Toraja. Kegiatan yang diikuti utusan dari 100 klasis tersebut tidak sekadar menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas peserta selama berada di daerah itu.
Bagi Erny, penguatan perempuan tidak berhenti pada urusan rumah tangga. Perempuan memiliki ruang strategis untuk ikut membangun keluarga, membentuk karakter generasi, sekaligus menopang kehidupan ekonomi masyarakat.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi












