Aliansi Pemuda Toraja Terima Maaf Pandji, tapi Tegaskan Sanksi Adat dan Proses Hukum Harus Berlanjut

- Wartawan

Selasa, 4 November 2025 - 21:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Jakarta – Komika Pandji Pragiwaksono menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Toraja atas pernyataannya dalam sebuah penampilan stand up comedy yang dinilai menyinggung adat dan budaya Toraja.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Pandji melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (4/11/2025). Dalam unggahannya, Pandji mengakui kekeliruannya dan menyatakan siap bertanggung jawab atas dampak yang timbul akibat ucapannya.

Sebelumnya, Aliansi Pemuda Toraja telah melaporkan Pandji ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) atas dugaan penghinaan terhadap masyarakat Toraja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan itu diajukan oleh Ridcwan Abbas Bandaso, salah satu anggota aliansi pemuda Toraja.

BACA JUGA :  Komika Pandji Pragiwaksono Minta Maaf Atas Lelucon Adat Toraja Tahun 2013, Akui 'Ignorant'

Ridcwan mengatakan pihaknya menerima permintaan maaf Pandji dengan lapang dada. Namun, ia menegaskan bahwa proses hukum dan sanksi adat tetap perlu dijalankan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Dengan senang hati kami menerima permintaan maaf Pandji Pragiwaksono, tetapi proses hukum dan sanksi adat harus tetap berjalan. Hal ini penting agar tidak terjadi lagi hal-hal yang merendahkan adat dan budaya kami,” ujar Ridcwan.

Ia juga memberikan apresiasi atas sikap Pandji yang berani mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka.

“Karena beliau gentle mengakui kesalahan dan berani meminta maaf, kami pun dengan gentle menghargai keberanian itu,” tambahnya.

Meski begitu, Ridcwan menegaskan bahwa permintaan maaf tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan proses hukum.

“Jangan sampai karena permintaan maaf, kita mengabaikan masa depan. Ini bisa menjadi pintu bagi orang lain untuk merendahkan adat budaya kita jika tidak ditegasi. Mereka akan berpikir cukup dengan maaf, seseorang bisa lepas dari hukum positif dan hukum adat,” tutupnya

BACA JUGA :  Komika Pandji Pragiwaksono Minta Maaf Atas Lelucon Adat Toraja Tahun 2013, Akui 'Ignorant'

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemda Tana Toraja Tegaskan Komitmen Penguatan Profesi Guru pada Peringatan HGN 2025
Makale Selatan Dorong Layanan PAUD HI yang Lebih Komprehensif
Revisi RTRW Tana Toraja Masuk Babak Akhir, Penandatanganan IPPR Jadi Sinyal Penguatan Kepastian Ruang
IPPR Tana Toraja Resmi Diverifikasi, Bupati Zadrak Teken Berita Acara di Jakarta
Belajar dari Desa, Program Immersi Siswa SMA Gamaliel di Tana Toraja
Massa CLAT Desak Partai Gelora Tindak Tegas Anggota DPRD Tana Toraja
Pemkab Tana Toraja Bersinergi dengan Kejari dan BPJS Ketenagakerjaan Wujudkan Kesejahteraan Pekerja
Sekda Rudhy Andi Lolo Hadiri Rakor Finalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 22:51 WIT

Pemda Tana Toraja Tegaskan Komitmen Penguatan Profesi Guru pada Peringatan HGN 2025

Senin, 17 November 2025 - 23:21 WIT

Makale Selatan Dorong Layanan PAUD HI yang Lebih Komprehensif

Senin, 17 November 2025 - 23:14 WIT

Revisi RTRW Tana Toraja Masuk Babak Akhir, Penandatanganan IPPR Jadi Sinyal Penguatan Kepastian Ruang

Senin, 17 November 2025 - 23:11 WIT

IPPR Tana Toraja Resmi Diverifikasi, Bupati Zadrak Teken Berita Acara di Jakarta

Senin, 17 November 2025 - 07:11 WIT

Belajar dari Desa, Program Immersi Siswa SMA Gamaliel di Tana Toraja

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Program Sekolah Lansia di Saluputti Berbuah Manis, 30 Peserta Diwisuda

Selasa, 9 Des 2025 - 20:01 WIT

error: Content is protected !!