Pemuda Toraja Laporkan Pandji ke Mabes Polri: “Pernyataannya Menyakitkan dan Menyesatkan”

- Wartawan

Senin, 3 November 2025 - 17:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Jakarta — Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri oleh Aliansi Pemuda Toraja. Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan, ujaran bernuansa SARA, serta pelecehan adat dan budaya masyarakat Toraja melalui materi stand up comedy yang dinilai bersifat rasis.

“Kami sudah selesai membuat laporan,” ujar Ricdwan Abbas Bandaso usai melapor di Mabes Polri, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

Ricdwan menjelaskan, laporan ini dibuat karena Pandji dinilai melecehkan dan merendahkan martabat masyarakat Toraja dalam sebuah penampilan stand up comedy yang videonya diunggah ke kanal YouTube Pandji Pragiwaksono dengan judul Uang VS Pendidikan.

Video tersebut kini viral dan menuai banyak kecaman di berbagai platform media sosial.

Dalam cuplikan video yang beredar, Pandji menjadikan ritual adat pemakaman Suku Toraja, yakni rambu solo’, sebagai bahan olok-olokan.

Ia menyinggung bahwa tradisi pemakaman tersebut sangat mahal hingga menyebabkan sebagian warga jatuh miskin, bahkan menyebut ada warga yang tidak mampu membiayai pemakaman sehingga jenazah keluarganya dibiarkan di depan televisi.

Menurut Ricdwan, pernyataan itu tidak hanya menyesatkan tetapi juga menyakiti harga diri dan kehormatan adat Toraja yang diwariskan secara turun-temurun.

“Sejak video ini viral, belum ada klarifikasi atau permintaan maaf dari saudara Pandji kepada masyarakat Toraja. Karena itu, kami merasa berkewajiban menjaga martabat adat dan budaya kami,” tegas Ricdwan.

Hal senada disampaikan Prilki Prakarsa Randan. Ia meminta Kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dan transparan.

“Bangsa ini berdiri di atas keberagaman adat dan budaya. Ketika satu budaya dilecehkan, pondasi kebangsaan kita bisa runtuh. Karena itu, kami mendesak aparat untuk menindak tegas dugaan pelanggaran ini sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pandji Pragiwaksono belum memberikan klarifikasi ataupun tanggapan resmi terkait laporan dan viralnya video tersebut.

BACA JUGA :  10 Fakta Unik Toraja, Nomor 5 Jarang yang Tahu

Penulis : Nataniel Barapadang

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pasar Murah LPG 3 Kg di Kecamatan Makale Ludes Diserbu Warga, 500 Tabung Habis dalam Waktu Singkat
Pemkab Tana Toraja Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi untuk Penegakan Hukum dan Pembangunan
Harkitnas 2026 di Tana Toraja, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
Etika dan Keadilan dalam Pemilu: Menjaga Suara Rakyat di Tengah Gelombang Kepentingan
Pemkab Tana Toraja Dukung Pengendalian Inflasi Jelang HBKN Iduladha 2026
Wabup Tana Toraja Lepas 102 Peserta Latsar CPNS Gelombang V di Makassar
GMKI Tana Toraja Gelar LTC dan Diskusi Publik, Pemuda Diajak Lawan Narkoba
Bupati Tana Toraja Tinjau Proyek Sekolah Rakyat di Mengkendek, Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:47 WIT

Pasar Murah LPG 3 Kg di Kecamatan Makale Ludes Diserbu Warga, 500 Tabung Habis dalam Waktu Singkat

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:27 WIT

Pemkab Tana Toraja Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi untuk Penegakan Hukum dan Pembangunan

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:14 WIT

Harkitnas 2026 di Tana Toraja, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:31 WIT

Etika dan Keadilan dalam Pemilu: Menjaga Suara Rakyat di Tengah Gelombang Kepentingan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:37 WIT

Pemkab Tana Toraja Dukung Pengendalian Inflasi Jelang HBKN Iduladha 2026

Berita Terbaru

Berita Pemerintah

Bupati Zadrak Jemput Program Jalan Pusat untuk Tana Toraja

Minggu, 19 Jul 2026 - 14:00 WIT

error: Content is protected !!