Torajachannel.com, Sangalla–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja resmi meluncurkan Posyandu Era Baru di lima lokasi percontohan pada tahun 2025.


Kelima posyandu tersebut adalah Posyandu Randanan, Posyandu Tulip, Posyandu Bera, Posyandu Rantela’bi Kambisa, dan Posyandu Tongko Sarapung.
Program ini menyasar seluruh kelompok usia dalam siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja usia produktif, hingga lansia, dengan mengedepankan penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, Yosefina Rombetasik, S.Si., Apt.,dalam sambutannya pada sosialisasi penerapan Posyandu era baru di Puskesmas Tongko Sarapung, Kelurahan Tongko, Kecamatan Sangalla, Rabu (24/5/2025) mengatakan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat yang semakin kompleks.
“Posyandu tidak lagi hanya tempat untuk timbang bayi atau imunisasi. Sekarang, masyarakat bisa menyampaikan berbagai keluhan mulai dari kesehatan hingga pendidikan dan infrastruktur. Semua ditampung di posyandu, lalu diteruskan ke pemerintah untuk ditindaklanjuti,” ungkap Yosefina.
Ia juga menambahkan bahwa lima posyandu tersebut ditunjuk sebagai lokasi percontohan yang diharapkan dapat menjadi model bagi seluruh posyandu di Tana Toraja di masa mendatang.
Dengan pendekatan siklus hidup dan integrasi layanan lintas sektor, Posyandu Era Baru diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Lebih lanjut, Yosefina menekankan pentingnya peran kader posyandu sebagai garda terdepan dalam menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
“Para kader bukan hanya pelaksana teknis, tetapi juga jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Peran mereka sangat strategis dalam memastikan pelayanan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan transformasi ini, Posyandu Era Baru di Tana Toraja tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga ruang partisipatif dan kolaboratif bagi pembangunan desa berbasis kebutuhan nyata warga.














