Torajachannel.com, Makale–Lomba Permainan Rakyat yang digelar Pemkab Tana Toraja tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal kembali permainan tradisional yang hampir jarang dimainkan.


Tiga permainan utama yang dilombakan adalah Ma’asing, Ma’logo, dan Ma’kossi.
1. Ma’asing
Permainan ini dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari 4 pemain inti dan 1 cadangan. Tujuannya adalah melintasi garis lapangan sambil menghindari tim lawan. Ma’asing melatih kekompakan, kerjasama tim, kelincahan, dan strategi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Ma’logo
Dalam permainan ini, dua tim atau lebih saling berusaha menjatuhkan logo lawan untuk mengumpulkan poin. Alat yang digunakan adalah tempurung kelapa sebagai logo dan sebilah bambu sebagai pemukul. Permainan ini menuntut strategi, ketepatan, dan ketangkasan.
3. Ma’kossi
Permainan ini menggunakan papan kayu dengan 7 lubang kecil dan 1 lubang besar (rumah) di masing-masing sisi. Pemain yang berhasil mengumpulkan biji terbanyak di rumahnya akan menjadi pemenang setelah seluruh lubang kecil kosong.
Ketiga permainan rakyat ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media pembelajaran nilai sportivitas, kebersamaan, serta kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Toraja.














