Resmi, Bupati Tana Toraja Jatuhkan Hukuman Disiplin Berat kepada Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng

- Wartawan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale—Bupati Tana Toraja resmi menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada Kepala UPT SMP Negeri 2 Bonggakaradeng, Naomi, S.Pd., berupa penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan.

Sanksi tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Tana Toraja Nomor 862-21/VII/2026 yang ditetapkan pada 31 Juli 2026.

Keputusan itu diterbitkan setelah tim pemeriksa menyatakan Naomi terbukti melakukan pelanggaran kewajiban sebagai aparatur sipil negara (ASN). Dalam konsideran keputusan disebutkan bahwa perbuatannya melanggar ketentuan Pasal 3 huruf a, b, d, dan f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Dalam diktum keputusan, Naomi dijatuhi hukuman disiplin berat berupa penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan.

Sebelum dijatuhi sanksi, ia menjabat sebagai Guru Ahli Madya sekaligus Kepala UPT SMP Negeri 2 Bonggakaradeng dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c).

Terhitung mulai 1 Agustus 2026, Naomi diturunkan dari jabatan Guru Ahli Madya menjadi Guru Ahli Muda. Penyesuaian hak-hak kepegawaian akan mengikuti jabatan baru yang disandangnya.

Keputusan tersebut juga menegaskan bahwa pengangkatan dalam jabatan baru sebagai konsekuensi penurunan jabatan akan ditetapkan melalui keputusan tersendiri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keputusan mulai berlaku pada hari kerja ke-15 sejak diterima oleh pegawai yang bersangkutan atau sejak dikirim ke alamat yang bersangkutan.

BACA JUGA :  Polres Tana Toraja Siap Amankan Pemungutan Suara Ulang di Bonggakaradeng

Sebelumnya, tim pemeriksa Pemerintah Kabupaten Tana Toraja telah merekomendasikan hukuman disiplin berat terhadap Naomi menyusul polemik dugaan pelarangan penggunaan jilbab terhadap tujuh siswi Muslim di SMP Negeri 2 Bonggakaradeng.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik dan memicu pemeriksaan internal oleh pemerintah daerah.

Dalam keputusan yang ditandatangani langsung oleh Bupati Tana Toraja, Dr. Zadrak Tombeg, disebutkan bahwa penjatuhan hukuman dilakukan sebagai bentuk penegakan disiplin ASN berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

32 Tim SMP Adu Kekuatan di Futsal Cup 1 SMK Kristen Pelangi, Ini Daftar Juara
Diikuti 40 Tim, Gerindra Cup Berakhir! Zadrak Targetkan Jadi Agenda Tahunan
RSUD Lakipadada Buka Suara soal Dugaan Dokter Berkata Kasar kepada Pasien, Investigasi Berjalan
Pria 34 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Makale, Polisi Lakukan Olah TKP
Bupati Zadrak Lantik 14 Pejabat Fungsional, CPNS Formasi IPDN Resmi Jadi PNS
Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Padangiring, Dinsos Turun Salurkan Bantuan
BBM Bersubsidi Mulai Diatur Ganjil-Genap, Pemda Tana Toraja Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:19 WIT

32 Tim SMP Adu Kekuatan di Futsal Cup 1 SMK Kristen Pelangi, Ini Daftar Juara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:09 WIT

RSUD Lakipadada Buka Suara soal Dugaan Dokter Berkata Kasar kepada Pasien, Investigasi Berjalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:53 WIT

Pria 34 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Makale, Polisi Lakukan Olah TKP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:30 WIT

Bupati Zadrak Lantik 14 Pejabat Fungsional, CPNS Formasi IPDN Resmi Jadi PNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57 WIT

Polisi Amankan Enam Sopir di Tana Toraja, Diduga Salahgunakan BBM Solar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!