Dituding Tidak Memperhatikan Penyakit Ternak Babi, Pemda Tana Toraja Beri Klarifikasi

- Wartawan

Sabtu, 9 November 2024 - 21:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Tana Toraja–Baru-baru ini, sebuah video tersebar di media sosial mengkritik Pemerintah Kabupaten Tana Toraja karena dianggap tidak memperhatikan penyakit demam babi, African Swine Fever (ASF).

Video tersebut menjadi perhatian publik dan disorot dalam debat terbuka calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja.

Calon Wakil Bupati Tana Toraja nomor urut dua, Jhon Diplomasi, menyebutkan bahwa Pemerintah (Theo-Zadrak) tidak memperhatikan penyakit ASF yang telah melanda ternak babi selama 2 tahun.

Jhon mengatakan bahwa pemerintah tidak mampu menemukan vaksin yang dapat mengobati penyakit babi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tana Toraja, Oktovianus Sonda, memberikan klarifikasi pada, Jumat (8/11/2024).

Oktovianus menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran ASF.

“Waktu itu, Bapak Bupati mengeluarkan dua surat edaran, salah satunya membatasi lalu lintas babi. Kami melarang babi dari luar masuk ke Tana Toraja dan kami juga melakukan sosialisasi langsung ke lapangan,” ujarnya.

Sedangkan terkait vaksin ASF, Oktovianus mengakui bahwa hingga saat ini pihaknya memang belum menemukan.

“Upaya sudah kami lakukan untuk mengatasi virus yang berasal dari Afrika ini, tetapi vaksin memang belum tersedia, bahkan di seluruh dunia belum ditemukan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bupati Himbau Masyarakat Tana Toraja Waspada pada Penyakit Virus ASF Babi, Berikut Ciri-ciri dan Pencegahannya!

Berita Terkait

Bupati Zadrak: Pelajar Tana Toraja Kian Berpeluang Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sinergi Program Pusat
Ribuan Pelajar Tana Toraja Terima PIP Aspirasi, Eva Stevany Rataba: Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Biaya
Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Minta Maaf Soal Larangan Jilbab, Dinas Pendidikan: Proses Tetap Berjalan
Kasus BBM Subsidi di Tana Toraja Belum Berhenti, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru
Usai Resmikan Gedung UPD, Bupati Tana Toraja Langsung Donorkan Darah untuk Pasien ICU
RSUD Lakipadada Makin Naik Kelas, Lima Gedung Baru Diresmikan
Pemkab Tana Toraja Tutup Pengerukan Pasir Ilegal di Sungai Sandabilik
Kabid Perdagangan Tana Toraja Bantah Pasar Murah LPG 3 Kg Berkedok Bisnis

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:47 WIT

Bupati Zadrak: Pelajar Tana Toraja Kian Berpeluang Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sinergi Program Pusat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:02 WIT

Ribuan Pelajar Tana Toraja Terima PIP Aspirasi, Eva Stevany Rataba: Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Biaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:37 WIT

Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Minta Maaf Soal Larangan Jilbab, Dinas Pendidikan: Proses Tetap Berjalan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:45 WIT

Usai Resmikan Gedung UPD, Bupati Tana Toraja Langsung Donorkan Darah untuk Pasien ICU

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:41 WIT

RSUD Lakipadada Makin Naik Kelas, Lima Gedung Baru Diresmikan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!