Kisah Pilu, Dua Bocah di Tana Toraja Putus Sekolah Demi Mencari Nafkah

- Wartawan

Selasa, 31 Januari 2023 - 02:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua bocah yang putus sekolah demi mencari nafkah ditemani sang nenek saat berjualan di Tugu Peluru Makale-Tana Toraja. Snin (30/1/2023) malam.

Dua bocah yang putus sekolah demi mencari nafkah ditemani sang nenek saat berjualan di Tugu Peluru Makale-Tana Toraja. Snin (30/1/2023) malam.

Torajachannel.com, Tana Toraja–Jika anak anak pada umumnya menghabiskan masanya di sekolah dan bermain, maka tidak dengan Ramadhan Ibrahim (12) dan Israwati (8) tahun, bocah yang putus sekolah demi mencari nafkah di Tana Toraja.

Ditemani sang nenek yang sudah lansia, kedua bocah ini berjalan kaki mengitari kota Makale menjajakan dagangannya berupa pisang goreng, jalan kote dan kacang sudah menjadi rutinitas sehari-hari.

Ditemui saat tengah bejualan di tugu peluru, Kecamatan Makale, Tana Toraja. Senin (30/1/2022) malam, kedua bocah begitu semangat menawarkan dagangannya kepada pengunjung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sang nenek, Nurhayati (60) yang menemani bejualan saat itu, mengaku sudah bertahun-tahun tinggal bertiga dengan cucunya di sekitaran Pasar Sentral Makale dan tak bisa berbuat apa-apa dikarenakan kondisi ekonomi yang sangat terbatas.

“Hasil dari berjualan ini tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari apalagi menyekolahkan mereka berdua, namun saya tidak pernah mengeluh merawatnya, saya sangat bersyukur punya mereka, cucuku berdua ini tidak pernah pilih-pilih makanan dan pintar-pintar “Ucapnya seraya menyeka air matanya”.

Diceritakan juga bahwa peristiwa ini kian memburuk saat kedua orang tua Ramadhan dan Israwati becerai beberapa tahun lalu.

“Kedua orang tuanya bercerai beberapa tahun lalu dan anaknya terkatung-katung jadi saya ambil mi karena kasihan mereka tidak diperhatikan lagi sama bapak dan mamaknya “Lanjutnya”.

Ditambahkan, bahwa moment yang tak terlupakan baginya saat ia sakit selama hampir satu bulan, kemudian sang cucu yang harusnya bermain bersama teman sebayanya harus banting tulang demi mencari nafkah dan merawatnya.

“Pernah waktu itu saya sakit hampir 1 bulan, mereka bantu-bantu orang dan di kasih uang Rp 5000, lalu datang ke saya dan bertanya “Mau ki di belikan nasi nek“. disitu kayak hancur sekali hatiku dan sangat sedih, anak-anak yang harusnya bermain bersama temannya dipaksa oleh keadaan untuk bekerja “ujarnya”.

Meski demikian, ia pun tak berharap banyak kepada siapapun. Ia hanya berharap cucunya mendapatkan perhatian dari pemerintah agar bisa sekolah kembali.

BACA JUGA :  Viral Isu Hipnotis di Tana Toraja, Polisi Pastikan Hanya Pedagang Minyak Gosok

“Tidak pernah kasihan ada bantuan kami dapat. Saya hanya berharap cucuku di perhatikan pemerintah supaya bisa sekolah dan meraih cita-citanya ” Harapnya”.

BACA JUGA :  TPPS Tana Toraja Gelar Rapat Intervensi Pencegahan dan Rembuk Stunting Tahun 2024

Penulis : Nataniel Barapadang

Berita Terkait

Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG
Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien
Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium
Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman
Erni Yetti Riman Bertemu Mersiani, Polemik Penjual Tarakko di HUT Tana Toraja Akhirnya Diluruskan
HUT ke-69 Kabupaten Tana Toraja Sukses Digelar, Panitia Apresiasi Kerja Bersama
Festival Tallu Lolona Meriahkan Hari Jadi Toraja ke-779 dan HUT Tana Toraja ke-69
Tak Lagi Identik dengan Orang Tua, Anak Muda Tana Toraja Mulai Tekuni Profesi Penenun

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 22:21 WIT

Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG

Jumat, 4 September 2026 - 07:43 WIT

Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien

Jumat, 4 September 2026 - 07:19 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium

Kamis, 3 September 2026 - 22:38 WIT

Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 2 September 2026 - 00:05 WIT

HUT ke-69 Kabupaten Tana Toraja Sukses Digelar, Panitia Apresiasi Kerja Bersama

Berita Terbaru

error: Content is protected !!