Pemkab Tana Toraja Terbuka atas Kritik Soal Rendahnya SDM, Fokus Perbaikan Terukur

- Wartawan

Rabu, 19 November 2025 - 06:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Makale–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menegaskan sikap terbuka terhadap kritik publik terkait rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang tercermin dalam capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025.

Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, mengatakan bahwa kritik adalah bagian penting dari proses evaluasi, bukan sesuatu yang perlu dihindari.

“Kita tidak anti kritik. Data ini menjadi pengingat agar kita bekerja lebih sungguh-sungguh. Tugas kita adalah memperbaiki, bukan menutup diri dari masukan,” ujar Zadrak, Selasa (18/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), SDM Tana Toraja berada di posisi ke-21 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, dengan capaian 72,77 persen.

BACA JUGA :  Pemkab Tana Toraja Tegaskan Batas Desa Demi Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Tertib

Angka tersebut menunjukkan masih perlunya percepatan dan strategi komprehensif dalam membenahi kualitas SDM.

Salah satu langkah yang kini ditempuh Pemkab Tana Toraja adalah penertiban kafe dan rumah makan yang diduga tidak sesuai izin operasional.

Penertiban tersebut menemukan sejumlah penyakit sosial, seperti penyalahgunaan narkoba, indikasi penularan HIV/AIDS, hingga praktik perjudian yang melibatkan anak-anak usia sekolah.

“Ini ancaman nyata bagi masa depan generasi kita. SDM tidak akan berkembang jika penyakit sosial dibiarkan,” tegas Zadrak.

Selain pengawasan, Pemkab juga aktif mengajak diaspora Toraja untuk ikut terlibat membangun kampung halaman.

BACA JUGA :  Bupati Tana Toraja Ajak Kader PKK Manfaatkan Lahan Kosong untuk Tanaman Produktif

Pemerintah daerah turut memperkuat dukungan anggaran, dengan 20 persen APBD difokuskan untuk sektor pendidikan.

Di tengah kritik, Tana Toraja justru mencetak prestasi baru: Pemprov Sulawesi Selatan menetapkan daerah ini sebagai kabupaten terbaik dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Program Sekolah Rakyat dengan bantuan Rp 200 miliar menjadi salah satu bukti keseriusan Pemkab dalam memperbaiki fondasi SDM jangka panjang.

Penulis : Adi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dari 189 Siswa, 14 Masih Dirawat: Bupati Tana Toraja Pastikan BGN Tanggung Biaya Perawatan
Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG
Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien
Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium
Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman
Erni Yetti Riman Bertemu Mersiani, Polemik Penjual Tarakko di HUT Tana Toraja Akhirnya Diluruskan
HUT ke-69 Kabupaten Tana Toraja Sukses Digelar, Panitia Apresiasi Kerja Bersama
Festival Tallu Lolona Meriahkan Hari Jadi Toraja ke-779 dan HUT Tana Toraja ke-69

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:16 WIT

Dari 189 Siswa, 14 Masih Dirawat: Bupati Tana Toraja Pastikan BGN Tanggung Biaya Perawatan

Minggu, 6 September 2026 - 22:21 WIT

Kemenham Sulsel Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tana Toraja Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG

Jumat, 4 September 2026 - 07:43 WIT

Prihatin Siswa Diduga Keracunan MBG, Owner RS Sinar Kasih Toraja Turun Langsung Pastikan Kondisi Pasien

Jumat, 4 September 2026 - 07:19 WIT

Bupati Tana Toraja Tinjau Lokasi SPPG dan Pastikan Pengambilan Sampel Untuk Uji Laboratorium

Kamis, 3 September 2026 - 22:38 WIT

Bupati Tana Toraja Hadiri Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, Tekankan Peran Keluarga di Tengah Perubahan Zaman

Berita Terbaru

error: Content is protected !!