51 Ekor Kerbau Divaksin, Tana Toraja Gencarkan Langkah Cegah PMK

- Wartawan

Minggu, 9 Maret 2025 - 13:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com, Bittuang–Sebanyak 51 ekor kerbau di Lembang Rembo-rembo, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, mendapatkan vaksinasi sebagai bagian dari langkah antisipatif pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan Rabu (09/3 /2025), bersamaan dengan penyuluhan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang menyasar peternak lokal.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) serta surat kewaspadaan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait ditemukannya kasus PMK di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PMK diketahui sebagai penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah, termasuk sapi, kerbau, kambing, dan babi, dengan tingkat penyebaran sangat tinggi dan dampak ekonomi yang signifikan.

BACA JUGA :  Bekerjasama dengan Kemenparekraf RI, Dinas Pariwisata Tana Toraja Adakan Pelatihan Pemandu Wisata Budaya

Vaksinasi terhadap 51 ekor kerbau ini menjadi salah satu fokus utama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Tana Toraja sebagai bentuk perlindungan langsung terhadap hewan ternak milik masyarakat.

Selain vaksinasi, dilakukan pula pengobatan pada ternak yang menunjukkan gejala serta edukasi kepada peternak mengenai gejala dan cara pencegahan penyakit.

Pemkab Tana Toraja juga menerapkan langkah-langkah strategis lainnya, seperti pembatasan lalu lintas ternak, karantina hewan ruminansia, pelarangan distribusi ternak tanpa sertifikasi kesehatan dari BBVet Maros, serta desinfeksi rutin kandang dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA :  Pemkab Tana Toraja Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029

Selain PMK, edukasi dalam kegiatan ini juga mencakup penyakit hewan menular lainnya seperti ASF (African Swine Fever), Hog Cholera, dan Rabies.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peternak semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ternak untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Dengan 51 kerbau yang berhasil divaksin dalam satu hari, Pemkab Tana Toraja menunjukkan komitmennya dalam mengamankan sektor peternakan dari ancaman wabah yang merugikan.

Berita Terkait

BPBD Tana Toraja Gelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Tanah Longsor
Mal Pelayanan Publik Tana Toraja Resmi Beroperasi, Urus Administrasi Kini Lebih Mudah
301 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Tana Toraja Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Tana Toraja Siapkan Data Akurat untuk Pembangunan Pemkab dan BPS Tana Toraja Bersinergi
Pemkab Tana Toraja Perkuat Optimalisasi Retribusi Rumah Potong Hewan untuk Dongkrak PAD
Pertumbuhan Ekonomi Tana Toraja Lampaui Rata-rata Provinsi dan Nasional
Tana Toraja Terima Penghargaan Bergengsi Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026
Jelang Idul Adha 2026, Pemkab Tana Toraja Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Seni Makale

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:56 WIT

BPBD Tana Toraja Gelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Tanah Longsor

Senin, 15 Juni 2026 - 22:21 WIT

Mal Pelayanan Publik Tana Toraja Resmi Beroperasi, Urus Administrasi Kini Lebih Mudah

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:25 WIT

301 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Tana Toraja Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:49 WIT

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Tana Toraja Siapkan Data Akurat untuk Pembangunan Pemkab dan BPS Tana Toraja Bersinergi

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:07 WIT

Pemkab Tana Toraja Perkuat Optimalisasi Retribusi Rumah Potong Hewan untuk Dongkrak PAD

Berita Terbaru

Berita Tana Toraja

Mobil Kijang Tertimpa Pohon Tumbang di Mengkendek, Enam Penumpang Luka-Luka

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:57 WIT

error: Content is protected !!