BPBD Tana Toraja Gelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Tanah Longsor

- Wartawan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torajachannel.com,Makale–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja menggelar Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi (Renkon) Bencana Tanah Longsor di Aula Gedung Perpustakaan Kabupaten Tana Toraja, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto L. Paundanan. Hadir dalam kegiatan itu Tenaga Ahli Kebencanaan Sulawesi Selatan Leonardy Sambo, Kepala BPBD Tana Toraja Christian Sakkung, perwakilan BMKG, TNI-Polri, para camat dan kepala lembang, Basarnas, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Erianto L. Paundanan menegaskan bahwa bencana tanah longsor masih menjadi salah satu ancaman dengan tingkat risiko tinggi di Kabupaten Tana Toraja. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah antisipatif yang terencana dan terukur melalui penyusunan skenario kontingensi yang melibatkan seluruh unsur kebencanaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rencana kontingensi ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak terkait untuk mengetahui siapa melakukan apa, kapan, dan bagaimana dalam merespons bencana tanah longsor. Dengan demikian, koordinasi penanganan darurat dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Tana Toraja, Christian Sakkung, menjelaskan bahwa kondisi geografis Tana Toraja yang didominasi wilayah pegunungan dan lembah, curah hujan yang tinggi, serta bentang wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Saddang yang luas dengan kemiringan lereng yang cukup curam, menjadikan potensi bencana tanah longsor sebagai ancaman yang tidak dapat diabaikan.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Tana Toraja Melayat ke Rumah Duka Korban Kerusuhan di Dogiyai

Menurutnya, data BPBD dalam tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa kejadian tanah longsor telah berdampak pada lebih dari 10 kecamatan yang masuk kategori berisiko tinggi terhadap bencana tersebut.

“Karena itu, kita perlu bekerja secara kolaboratif dan memahami peran masing-masing, mulai dari OPD, instansi kebencanaan, TNI-Polri, Basarnas, BMKG, PMI, hingga media. Sinergi seluruh unsur ini merupakan jantung dari kesiapsiagaan kita dalam menghadapi potensi bencana tanah longsor,” kata Christian.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Tana Toraja Apresiasi TMMD ke-115 Tahun 2022

Melalui lokakarya ini, para peserta bersama-sama menyusun skenario kejadian, menentukan asumsi dampak bencana, mengidentifikasi kebutuhan sumber daya, serta merumuskan mekanisme koordinasi lintas sektor untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor berskala besar di wilayah Tana Toraja.

Hasil penyusunan Rencana Kontingensi Tanah Longsor tersebut selanjutnya akan memasuki tahap asistensi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Setelah melalui proses penyempurnaan dan mendapatkan rekomendasi, dokumen tersebut akan diajukan kepada Bupati Tana Toraja untuk ditetapkan dan ditandatangani sebagai dokumen resmi kesiapsiagaan serta pedoman penanganan darurat bencana tanah longsor di Kabupaten Tana Toraja.

Penulis : Sandi Nayoan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkab Tana Toraja Kerahkan Dua Excavator Keruk Sungai Makale
Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri
Kabur Saat Dirawat di RS, DPO Rutan Makale Akhirnya Ditangkap
Bupati Tana Toraja Temui Bupati Luwu, Peluang Kolaborasi Pertanian Terbuka
Gotong Royong untuk Tana Toraja Masero Diperlihatkan Warga Lembang Lemo Menduruk
Petani Tana Toraja Dapat 22 Alsintan, Bupati Tegaskan Bantuan Harus Dipakai Bersama
Wisuda Akademi Kesehatan Sinar Kasih, Bupati Dorong Lulusan Terus Kembangkan Skill dan Inovasi
Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja Wisuda 108 Lulusan D3 Kebidanan dan Keperawatan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:10 WIT

Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkab Tana Toraja Kerahkan Dua Excavator Keruk Sungai Makale

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:37 WIT

Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:47 WIT

Kabur Saat Dirawat di RS, DPO Rutan Makale Akhirnya Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 08:40 WIT

Bupati Tana Toraja Temui Bupati Luwu, Peluang Kolaborasi Pertanian Terbuka

Senin, 21 September 2026 - 21:36 WIT

Petani Tana Toraja Dapat 22 Alsintan, Bupati Tegaskan Bantuan Harus Dipakai Bersama

Berita Terbaru

Berita Toraja Utara

Polisi Ungkap Kasus Kematian Pria di Suloara, Adik Kandung Jadi Terduga Pelaku

Senin, 12 Okt 2026 - 18:31 WIT

Berita Tana Toraja

Kapolres Tana Toraja Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 3 Okt 2026 - 09:37 WIT

Berita Tana Toraja

Kabur Saat Dirawat di RS, DPO Rutan Makale Akhirnya Ditangkap

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:47 WIT

Berita Pemerintah

Bupati Tana Toraja Temui Bupati Luwu, Peluang Kolaborasi Pertanian Terbuka

Sabtu, 26 Sep 2026 - 08:40 WIT

error: Content is protected !!