Torajachannel.com, Makassar–Kabupaten Tana Toraja kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan Tana Toraja sebagai kabupaten dengan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) terbaik di wilayah Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kepada Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, pada perayaan Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-356, yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Minggu (19/10/2025).
Prestasi ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berhasil mengembalikan 1.290 anak yang sebelumnya putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan. Capaian ini menempatkan Tana Toraja sebagai daerah dengan tingkat ATS terendah di Sulawesi Selatan — sebuah pencapaian yang mencerminkan komitmen tinggi terhadap masa depan generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Zadrak Tombeg menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata kerja keras semua pihak, dinas pendidikan, para guru, aparat kecamatan dan lembang, serta dukungan masyarakat. Kami berkomitmen memastikan tidak ada lagi anak di Tana Toraja yang putus sekolah,” ujar Zadrak.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap masa depan anak-anak Toraja.
“Setiap anak yang kembali bersekolah berarti satu langkah maju untuk masa depan daerah. Pemerintah akan terus memperluas program intervensi pendidikan, terutama bagi keluarga kurang mampu,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sendiri dikenal aktif menjalankan berbagai program penanganan ATS, mulai dari pendataan terpadu anak tidak sekolah hingga pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang kini telah terealisasi dan memberi dampak signifikan bagi akses pendidikan masyarakat.
Dengan capaian ini, Tana Toraja tidak hanya menjadi contoh keberhasilan dalam penanganan ATS, tetapi juga simbol semangat bahwa pendidikan adalah kunci utama kemajuan daerah dan masa depan bangsa.
Penulis : Adi
Editor : Redaksi














