Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Tana Toraja Terus Meningkat, Kadis DP3A : Perlu Perhatian Serius Semua Pihak

- Wartawan

Jumat, 6 Januari 2023 - 21:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Tana Toraja Terus Meningkat, Kadis DP3A : Perlu Perhatian Serius Semua Pihak

Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Tana Toraja Terus Meningkat, Kadis DP3A : Perlu Perhatian Serius Semua Pihak

Torajachannel.com, Tana Toraja–Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tana Toraja, Rospita Napa menyebutkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan Anak di Tana Toraja terus meningkat. Jumat (6/1/2023).

Dikatakan, bahwa berdasarkan data dari Unit Perlindungan Permpuan dan Anak (PPA) Polres Tana Toraja dan data P2TP2A Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (DP3A) kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dibawah umur dari tahun ke tahun meningkat.

“Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dibawah umur ini maka perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak ” Kata Rospita Napa”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga meyebutkan bahwa, dari kasus yang yang di dampingi P2TP2A meliputi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Kekerasan terhadap anak dibawah umur, yang paling dominan yaitu kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Olehnya itu ia berharap dalam menangani kasus tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinas (DP3A) saja ataupun Lembaga Swadaya Masyarakat pemerhati perempuan dan anak, namun peran semua pihak khususnya orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi anak-anaknya bermain, bergaul.

“Peran orang tua dalam mencegah kekerasan dan pencabulan terhadap anak ini sangat di perlukan, karena orang tua lah yang paling dekat dengan anak-anaknya
Kemudian, untuk mencegah anaknya menjadi korban kekerasan dan pencabulan, kami minta orang tua agar lebih aktif lagi mengawasi anaknya ketika beraktivitas di luar rumah.

“Minimal, orang tua bisa mengajarkan anaknya berani melawan apabila ada orang tak dikenal berbuat tak senonoh apa lagi memberi iming-iming atau janji janji dan lain-lain ” Lanjutnya”

Ditambahkan bahwa melawan bisa mencegah anak terhindar dari pelaku kekerasan dan pencabulan.

“Terlebih jangan biarkan anak bebas menggunakan media sosial. Rata rata kasus pencabulan berawal dari dunia internet atau media sosial. Mereka berkenalan, kemudian ketemuan lalu terjdilah hal hal yang tidak diinginkan.

  “Maka dari itu, kami mengingatkan kepada masyarakat dan orang tua untuk tidak takut melaporkan kepada pihak berwajib jika terjadi kasus kekerasan atau kasus pelecehan  terhadap anak. 

Ia juga berharap agar kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak lagi terulang kedepan dan menghimbau untuk tidak takut melaporkan kepada kepolisian apabila ada kejadian agar bisa ditangani dan segera bisa diungkap.

BACA JUGA :  Awal Tahun 2025, Polres Tana Toraja Tangani 7 Kasus Kekerasan Seksual, 6 Diantaranya Anak Dibawah Umur

Berikut ini kasus kekerasan pada Perempuan dan Anak yang ditangani unit PPA Polres Tana Toraja sepanjang tahun 2022 yang menonjol :

BACA JUGA :  Penuhi Hak Anak, DP3A Kabupaten Tana Toraja Sukses Bentuk Forum Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor

1. Persetubuhan Anak Di Bawah Umur

– Jumlah laporan pengaduan : 21 Kasus
– Jumlah kasus P21 ( dilimpahkan ke kejaksaan ) : 17 Kasus
– keterangan 1 kasus di hentikan karena tidak cukup alat bukti
– 2 kasus sedang tahap sidik
– 1 kasus sedang tahap lidik

2. Pemerkosaan

– Jumlah laporan pengaduan : 3 kasus
– Jumlah kasus P21 ( dilimpahkan ke kejaksaan ) : 1 Kasus
– 1 kasus di hentikan karena tidak cukup bukti
– 1 kasus sedang tahap I, pelimpahan BAP ke kejaksaan.

3. Pencabulan terhadap Anak di bawah Umur

– Jumlah laporan pengaduan : 2 kasus
– Jumlah kasus P21 ( dilimpahkan ke kejaksaan ) : 1 Kasus
– Penanganan Restorative Justice : 1 kasus

4. Penganiayaan terhadap Anak :

– Jumlah laporan pengaduan : 18 kasus
– Jumlah kasus P21 ( dilimpahkan ke kejaksaan ) : 2 Kasus
– 14 kasus Diversi
– 2 Kasus masih tahap lidik.

5. Penganiayaan secara bersama-sama

– Jumlah laporan pengaduan : 7 kasus
– Jumlah kasus P21 ( dilimpahkan ke kejaksaan ) : 1 Kasus
– 6 kasus penyelesaian dengan cara Diversi / Restorative Justice

Berita Terkait

Polisi Ungkap Pencurian Berantai di Makale, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Bupati Tana Toraja Dampingi Kunjungan Kementerian PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Mengkendek
Usulan Pemda Tana Toraja Berbuah Hasil, Jembatan Parampo Siap Dibangun
Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus
Kepala BPKPD Micha Lempang Pantau Langsung Pengawasan Retribusi RPH
Klarifikasi Dinas PUTR Tana Toraja: Tidak Ada Pembuangan Tinja Sembarangan di TPA, Layanan Sementara Dihentikan
THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu, Camat Sampaikan Terima Kasih
DMS Kampung Baru Sabet Juara 1 di Turnamen Futsal Sinar Kasih Cup 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:45 WIT

Bupati Tana Toraja Dampingi Kunjungan Kementerian PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Mengkendek

Selasa, 7 April 2026 - 19:37 WIT

Usulan Pemda Tana Toraja Berbuah Hasil, Jembatan Parampo Siap Dibangun

Senin, 30 Maret 2026 - 13:28 WIT

Sinergi Bupati dan DPRD Tana Toraja Menguat, Ranperda dan Aspirasi Warga Jadi Fokus

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:44 WIT

Kepala BPKPD Micha Lempang Pantau Langsung Pengawasan Retribusi RPH

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:13 WIT

Klarifikasi Dinas PUTR Tana Toraja: Tidak Ada Pembuangan Tinja Sembarangan di TPA, Layanan Sementara Dihentikan

Berita Terbaru

Berita Pemerintah

Dari Konsumsi Rapat hingga BBM Dinas, Semua Dipangkas Demi Efisiensi

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:59 WIT

Berita Pemerintah

Penertiban Pasar Ge’tengan, Pedagang Diminta Tempati Lapak Resmi

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:42 WIT

error: Content is protected !!