Torajachannel.com,Makale–Kunjungan kerja Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, ke Kabupaten Tana Toraja tidak hanya menghadirkan rangkaian program pemberdayaan masyarakat. Kehadiran rombongan selama dua hari itu juga membawa berkah bagi pelaku usaha lokal.
Di sela agenda resmi, Tri Suswati bersama puluhan anggota rombongan tampil kompak mengenakan busana khas Toraja saat mengunjungi objek wisata Lemo dan Burake.
Mulai dari pakaian, celana, tas hingga beragam aksesori bermotif Toraja dikenakan dengan bangga, menciptakan pemandangan yang menarik perhatian wisatawan maupun masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keseragaman busana tersebut bukan sekadar pilihan gaya. Produk-produk yang dikenakan merupakan hasil karya pelaku UMKM dan perajin asli Tana Toraja, sehingga menjadi media promosi yang memperkenalkan kekayaan wastra dan kerajinan daerah kepada khalayak yang lebih luas.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, menyambut antusias hal tersebut. Menurutnya, penggunaan produk lokal oleh rombongan Ketua Umum TP-PKK Pusat menjadi promosi nyata yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Inilah yang saya sampaikan bahwa bagi kami, masyarakat Tana Toraja, tamu adalah berkat,” ujar Zadrak.
Ia menjelaskan, ketika tamu-tamu penting mengenakan busana dan membawa suvenir khas Toraja, secara tidak langsung mereka ikut memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Busana hingga suvenir yang digunakan merupakan produk asli Tana Toraja. Tentu ini menjadi promosi yang sangat baik dan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan UMKM sekaligus menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Tana Toraja,” katanya.
Kunjungan Tri Suswati, yang merupakan istri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, berlangsung selama dua hari, 6–7 Juli 2026. Selain mengunjungi destinasi wisata, rombongan juga melaksanakan berbagai agenda pemberdayaan masyarakat.
Di antaranya Bimbingan Teknis penggunaan dan pemanfaatan pewarna alami bagi perajin tenun Toraja, senam bersama masyarakat, penyerahan bantuan paket olahraga, pemberian Kartu Identitas Anak (KIA), kampanye Gemar Makan Ikan bagi anak, serta kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa kunjungan kerja tidak hanya meninggalkan program-program sosial, tetapi juga menghadirkan efek berantai bagi sektor ekonomi kreatif, pelestarian budaya, dan promosi pariwisata Tana Toraja melalui kebanggaan mengenakan produk-produk lokal.
Penulis : Adi
Editor : redaksi














